DP2KBP3A Sosialisasi Tribina dan UPPKS di Penyamun

  • Whatsapp

PEMALI – DP2KBP3A Kabupaten Bangka mensosialisasikan pembinaan keluarga berencana keluarga Tribina (BKB, BKR, BKL) dan UPPKS tahun 2019 di delapan kecamatan. Desa yang mendapat sosialisasi pertama dari DP2KBP3A yakni Desa Penyamun.

Plh Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan saat ini jumlah desa yang dibina baik Tribina dan Poktan berjumlah 17 desa. Tahun 2020, dia berharap akan bertambah menjadi 20 Tribina dan 20 Poktan.

Boy menjelaskan, sosialisasi di Desa Penyamun, Selasa (16/7/2019) diikuti 20 orang peserta dengan kelompok BKL 5 orang, BKB 5 orang, BKR 5 orang dan UPPKS 5 orang.

“Dalam sosialisasi ini dijelaskan bina keluarga balita yang bertujuan untuk mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur, yang dilaksanakan oleh sejumlah kader dan berada di tingkat desa,” katanya.

Bina keluarga balita lanjut dia, adalah upaya peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu atau anggota keluarga lainnya dengan anak balita.

“Selain itu kita jelaskan mengenai bina keluarga remaja yaitu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok keluarga atau orangtua untuk meningkatkan bimbingan atau pembinaan tumbuh kembang remaja secara baik dan terarah dalam rangka membangun keluarga yang berkualitas,”jelasnya lagi.

Untuk bina keluarga lansia, menurut Boy, adalah kelompok kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga yang memiliki lanjut usia dalam pengasuhan, perawatan dan pemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.

“Terakhir adalah program pembinaan UPPKS untuk mengajak keluarga aktif bergerak dalam ekonomi produktif, mensosialisasikan pengelolaan keuangan keluarga, meningkatkan ketahanan dan kemandirian keluarga, mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera,”terangnya.

Boy berharap dengan adanya sosialisasi tersebut anak tumbuh dengan baik, remaja bisa mengenali kesehatan dan pencegahan yang baik dan sewaktu sudah tua tidak bingung apa yang akan dilakukan di rumah dan lingkungan tempat kita tinggal dan bermanfaat bagi masyarakat dan negara.(2nd/10)

Related posts