Dosen STISIPOL: Demokrasi Saat Ini Alami Defisit dan Inflasi

  • Whatsapp
Forum Diskusi Dosen di ruang sidang kampus STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat, Jumat (17/5/2019). (foto: istimewa)

SUNGAILIAT -Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka Fikri Rachman menyebutkan demokrasi di Indonesia mengalami defisit dan inflasi.

“Konsekuensi dari sistem pemilu secara proporsional terbuka adalah defisit dan inflasi demokrasi,” kata Fikri dalam Forum Diskusi Dosen yang digelar di ruang sidang kampus STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat, Jumat (17/5/2019).

Menurutnya, pemilu sekarang ini hanya prosedural dan kelas yang dihasilkan hanya kelas politikus, bukan negarawan. Tak hanya itu, yang kita rasakan oligarki semakin pekat.

Fikri yang pernah mengajar di FISIP Universitas Sriwijaya tersebut menambahkan, pemilu sekarang ini bergeser jauh dari ideologis ke pragmatis.

Partai politik tidak pernah menjalankan proses internalisasi. Yang menang dalam pemilu 2019 adalah yang mengeluarkan biaya besar.

“Sebagai contoh, ada yang tiba-tiba punya KTA (Kartu Tanda Anggota-red) partai politik nyalon dan tadinya jual jeruk di pasar, terpilih. Selain itu, budaya politik kita masih parokial,” tutupnya

Sekedar diketahui Forum Diskusi Dosen yang dilaksanakan STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka merupakan salah satu wadah untuk memaparkan opini, pendapat, ide dan mengedukasi bagi dosen dan mahasiswa yang dapat dijadikan salah satu referensi pengetahuan masyarakat.

Pada Forum Diskusi Dosen juga keluarga besar civitas akademika kampus berjaket almamater kuning dan Ketua STISIPOL Pahlawan 12 DR. Darol Arkum. Fikri Rachman yang hadir sebagai penanggap dalam Forum Diskusi Dosen yang mempresentasikan hasil riset Bambang Ari Satria yang berjudul Perilaku Pemilih dan Faktor- Faktor Keterpilihan Calon Anggota Legislatif Kabupaten Dalam Pemilu 2019 (Studi Daerah Pemilihan Bangka II).

Sekedar diketahui Forum Diskusi Dosen yang dilaksanakan STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka merupakan salah satu wadah untuk memaparkan opini, pendapat, ide dan mengedukasi bagi dosen dan mahasiswa yang dapat dijadikan salah satu referensi pengetahuan masyarakat.(2nd/10)

Related posts