by

Do’a dan Harapan untuk Tim Pansus Cawabup Bateng

Oleh: Muhammad Tamimi
Wartawan Rakyat Pos/Ketua KAHMI Bateng

Muhammad Tamimi

Membahas topik Calon Wakil Bupati Bangka Tengah seperti tak pernah ada habisnya. Sudah mencapai 11 tulisan, Penulis mengupas tentang Cawabup Bangka Tengah ini, kursinya belum juga terisi sampai sekarang. Persoalan administrasi menjadi salah satu penyebab belum bisa dilaksanakannya pemilihan. Pada bulan Maret 2018 lalu, telah berhasil nama Suwarno dan Yulianto Satin dirumuskan Tim Adhoc yang merupakan gabungan enam Parpol Pengusung (PPP, Gerindra, Demokrat, Nasdem, PKS, Hanura). Kini sudah masuk tahapan penyusunan tata tertib pemilihan Cawabup yang belum jelas kapan tanggal eksekusinya.

Tim Panitia Pansus yang terbentuk tanggal 18 April 2018 tersebut pun sudah bekerja dengan baik soal penyusunan tatib untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kementerian Dalam Negeri RI. Bahkan, Tim Pansus pun mempertajam pengetahuan tentang tata cara pemilihan Cawabup Bateng dengan mempelajari proses pemilihan Cawabup ke Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu daerah yang sukses memilih cawabupnya pada akhir 2017 lalu. Kebetulan kondisi peralihan jabatan sama dengan Pemkab Bateng. Hasil kunjungan ke Provinsi Babel, Kemendagri dan Sumedang inilah sebagai modal dan rujukan pihak Pansus untuk menyusun tata tertib pemilihan Cawabup.
Kendati tahapan penyusunan tata tertib memakan waktu yang sangat lama, itu sebuah konsekuensi yang harus diterima supaya tatib yang telah disusun bermakna benar, lengkap tanpa menimbulkan pertanyaan baru.

Termasuk tahapan verifikasi berkas juga Penulis anggap memakan waktu yang sangat lama mengingat sejumlah persyaratan harus dipenuhi peserta sebagai Cawabup. Dari hasil monitoring Penulis, kursi Cawabup belum bisa dipilih pada Bulan Mei 2018. Perkiraan Penulis, paling cepat pemilihan baru bisa dilaksanakan pada Bulan Juni 2018. Do’a dan harapan semua pihak selalu dihaturkan supaya tugas Tim Pansus Cawabup Bateng bekerja dengan maksimal, sukses dan lancar, sehingga pemilihan segera dilaksanakan secepatnya.

Penulis yakin harapan Penulis sama yang diharapkan oleh masyarakat Bangka Tengah bersabar menunggu diisinya jabatan Wakil Bupati karena sudah 9 bulan kosong. Lamanya kekosongan jabatan orang nomor dua ini sangat mengganggu tugas Ibnu Saleh yang seorang diri pimpin Bangka Tengah. Amanah rakyat menuntut untuk ditunaikan sangat berat tanpa ada wakil sebagai pembantu bupati. Patut diacungi jempol untuk Ibnu Saleh. Kendati pimpin Bateng dengan seorang diri, namun Bangka Tengah masih tetap mengukir segudang prestasi dan melaksanakan kegiatan akbar sebagai ungkapan pelayanan dan pengabdiannya kepada rakyat.

Dipenghujung tulisan ini, Penulis berpesan kepada Tim Pansus Pemilihan Cawabup untuk segera mempollow up hasil kunjungan ke Provinsi Babel, Mendagri dan Sumedang. Bukan hanya itu saja, hasil itu pun langsung ditransformasikan kedalam draf tatib pemilihan Cawabup Bangka Tengah sebagai dasar melaksanakan pemilihan. Semua berharap, pemilihan Cawabup dilakukan secepatnya. Jika ditunda secara terus-menerus, maka resiko terburuk akan muncul, diantaranya rasa kekecewaan masyarakat semakin tinggi. Semoga proses perumusan Kursi Cawabup segera terealisasi secepatnya. (****).

Comment

BERITA TERBARU