DKPUS Terima Buku Karya Anggota Ditreskrimsus Polda Babel

  • Whatsapp
Herman Togatorop Anggota Ditreskrimsus Polda Babel menyerahkan buku karyanya berjudul “Kupas Kejahatan Tambang Timah Bangka Belitung” kepada Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin Jumat (18/12/2020).(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Lagi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babe) menerima hasil karya cetak daerah. Karya cetak berupa Buku tersebut merupakan tulisan Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Babel.

Buku berjudul “Kupas Kejahatan Tambang Timah Bangka Belitung” tersebut diserahkan langsung Herman Togatorop Anggota Ditreskrimsus Polda Babel kepada Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin Jumat (18/12/2020) di ruang kerjanya, Kantor DKPUS Babel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang.

Read More

Herman Togatoro dihadapan Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin mengatakan, Ia tertarik menulis tersebut, karena permasalahan-permasalahan pertambangan yang masih terjadi seperti Ilegal Mining di Babel.

Keprihatinan dirinya terhadap persoalan tambang timah di Babel, kata dia, sengaja dipilih menuangkan isi pikiran dan solusinya dalam bentuk tulisan dan terangkum dalam sebuah buku.

Ia berharap, bukunya ini, dapat memberikan solusi kepada pemerintah dan dapat dimanfaatkan bagi siapa saja baik perseorangan, pengusaha atau bahkan mahasiswa yang ingin mengetahui tentang hukum pertambangan.

Asyraf Suryadin Kepala DKPUS Babel menyambut baik kedatangan Anggota Ditreskrimsus Polda Babel tersebut ke DKPUS dalam rangka menyerahkan hasil karya tulisnya dalam sebuah buku untuk Perpustakaan Provinsi Babel.

Menurut Asyraf, memang saat ini, DKPUS sedang mencari bacaan dengan muatan lokal daerah. “Ini kali pertama seorang anggota polisi menyerahkan buku karangannya sendiri ke DKPUS Babel,” sanjung Asyraf.

Disamping itu, Asyraf berterima kasih atas kesadaran Herman Togatorop yang menyerahkan sendiri buku karyanya tersebut. “Memang, sudah menjadi keharusan bagi tiap penerbit untuk menyerahkan 1 eksemplar hasil karya cetaknya ke Perpustakaan Daerah,” ujar Asyraf. (rel/aliyah).

Related posts