by

DKP Bateng Dorong Nelayan Budi Daya Kerang

 

KOBA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mendorong nelayan wilayah itu untuk membudidayakan kerang merah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga masyarakat pesisir.

“Kami mendorong masyarakat nelayan untuk membudidayakan kerang merah. Sekarang ini sudah dilakukan oleh para nelayan di Tanjung Pura Kecamatan Sungaiselan. Mereka sudah melakukan panen perdana pada tahun lalu sebanyak 10 ton,” ujar Kepala DKP Bateng, Dedy Muchdiyat belum lama ini.

Dikatakannya, Pemerintah Bateng mendorong para nelayan membudidayakan kerang merah tersebut dalam rangka memberikan solusi ekonomi pada masa paceklik atau saat tangkapan ikan berkurang.

“Para nelayan di daerah itu dihadapkan pada tiga musim yaitu musim panen, sedang dan musim paceklik. Budi daya kerang merupakan solusi pada saat paceklik,” ucapnya.

Ia mengungkapkan para nelayan di Tanjung Pura yang tergabung dalam kelompok sudah mengembangkan kerang merah di areal seluas dua hektare di pesisir pantai daerah itu.

“Mereka sudah berhasil panen perdana, maka tahun ini kami kembali membantu benih kerang merah untuk kelompok nelayan di daerah itu dengan areal tambak dua hektare,” tuturnya.

Ia menambahkan secara ekonomis membudidayakan kerang sangat menguntungkan karena tidak perlu menyediakan pakan dan hanya cukup dikontrol serta diawasi saja.

“Biaya produksi boleh dikatakan tidak ada, karena tidak perlu pakan tetapi cukup membuat tambak jaring di pesisir pantai untuk habitat kerang merah,” tandasnya.

Dipenghujung acara, permintaan pasar terhadap kerang merah juga sangat tinggi dan harga juga lumayan mahal yaitu mencapai Rp7.500 per kilogram.

“Penebaran kerang merah ini hanya mencapai kurun waktu delapan hingga 12 bulan saja sudah bisa panen dengan biaya produksi sangat rendah,” tukasnya. (ran/3)

Comment

BERITA TERBARU