DKP Babel Lakukan Kerja Sama dengan Pusat Meteorologi Maritim BMKG

  • Whatsapp
Penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Kepala DKP Babel, Dasminto dan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Urip Haryoko, di Kantor Pusat BMKG Kemayoran Jakarta, Kamis (23/05/2019). (foto:mutya/istimewa)

JAKARTA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kerja sama dengan Pusat Meteorologi Maritim BMKG terkait pemanfaatan informasi meteorologi maritim.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan langsung oleh Kepala DKP Babel, Dasminto dan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Urip Haryoko, di Kantor Pusat BMKG Kemayoran Jakarta, Kamis (23/05/2019).

Adapun ruang lingkup kerja sama ini diantaranya meliputi pertukaran data meteorologi maritim, pemanfaatan dan diseminasi informasi meteorologi maritim, pemanfaatan sarana dan prasarana hingga pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengolahan data meteorologi maritim.

Kepala DKP Provinsi Babel, Dasminto menyebutkan perjanjian kerja sama dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Menurut dia, penandatangan kerja sama sebagai hal yang strategis karena Babel wilayahnya 80 persen adalah laut.

“Dengan demikian banyak potensi yang merupakan tantangan bagi Babel yaitu bagaimana menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan yang mampu memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” ungkap Dasminto.

Dia menambahkan, kerja sama tersebut akan menjadi langkah awal dalam menyusun informasi yang berguna untuk masyarakat. Pertukaran data yang dilakukan, lanjut Dasminto untuk mendukung DKP Babel membuat Sistem Informasi Data Kelautan (SIDAK).

“SIDAK ini untuk keselamatan pelayaran hingga zona penangkapan ikan dalam rangka membantu informasi untuk para nelayan, para pelaku perikanan laut dan masyarakat pesisir,” ungkap Dasminto.

(foto:mutya/istimewa)

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Meteorogi Maritim, Urip Haryoko menerangkan kerja sama tersebut merupakan implementasi dari kesepakatan bersama (MoU) antara Gubernur Kepulauan Babel dengan Kepala BMKG yang telah ditandatangani pada tahun 2018 lalu.

“Kami berharap dengan kerja sama ini penyebaran dan pemanfaatan informasi meteorologi maritim dapat semakin luas dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan masyarakat,” imbuh Urip.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo menambahkan dengan adanya kerja sama tersebut, nelayan akan mendapatkan data yang akurat mengenai kondisi dan cuaca di laut.

“Dengan data yang akurat ini tentunya nelayan sudah tahu beberapa hari harus ke laut dan kapan harus pulang. Dengan informasi ini, nelayan juga bisa langsung menangkap ikan sesuai informasi yang diperoleh dari SIDAK sehingga nelayan selamat di laut dan sejahtera,”tutupnya (mutya/dkpbabel/10)

Related posts