Ditlantas Polda Babel Lebih Kedepankan Edukasi

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung (Ditlantas Polda Babel) pada 2020 ini mempunyai trik yang unik dalam menindak pelanggar lalu lintas (lantas).

Muat Lebih

Salah satunya, trik unik yang dilakukan Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam melakukan penindakan, yaitu lebih mengedepankan edukasi kepada masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Babel, Kombes Pol Agus Fatchulloh ditemui Rakyat Pos diruang kerjanya, Rabu (15/1/3020) sore.

“Situasi lalu lintas di wilayah kita, terutama pelanggaran-pelanggaran bukan kita tilang, tapi semacam himbauan-himbauan. Contoh, gak gak pakai helm kita tetap lakukan penindakan, tidak kita tilang tapi kita berikan edukasi kepada mereka langsung dilapangan,” ujar Kombes Pol Agus Fatchulloh.

Program edukasi terhadap pelanggaran lantas tersebut, menurutnya, menindaklanjuti 30 hari pertama program kerja Kapolda Babel, Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat.

“Kasih statement, biar mereka (pelanggar-red) ngomong dan kita rekam. Sebenarnya, kita menggugah mereka agar sadar akan pelanggaran yang dilakukan,” tuturnya.

Agus Fatchulloh menjelaskan, selain polantas tidak menilang pelanggar lalu lintas, namun pelanggar akan diberikan pinjaman helm bertuliskan melakukan pelanggaran sebagai upaya edukasi.

“Kita memang tidak menilang, tapi kita pinjamkan helm dari kita. Nanti, ngambilnya setelah ada helm baru diserah kepada kuta,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya tak lama lagi akan meresmikan gedung RTMC Ditlantas Polda Babel.

RTMC ini berfungsi untuk memonitor situasi keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamsebtibcar Lantas) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kita kan ada bangun RTMC sebagai sarana untuk memonitor Kamsebtibcar Lantas. Pertama, kita pasang 32 CCTV untuk 16 titik sebagai program kita untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar berlalulintas,” ulas Agus Fatchulloh.

Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya juga melakukan tindakan preemtif melalui program pendidikan masyarakat (dikmas) lantas, sekolah dan generasi muda atau milenial. (bis/6)

Pos terkait