by

Ditarget 10 Besar PON, Ketua KONI Babel Pesimis

-Berita Kota-126 views

15 Besar Dinilai Lebih Realistis

Elfandi

PANGKALPINANG – Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KONI) Bangka Belitung (Babel) Elfandi pesimis untuk dapat meraih prestasi sepuluh besar dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jayapura, Provinsi Papua pada 2020 mendatang.

Rasa pesimis ini menurutnya bukan tanpa alasan, karena pada PON 2016 lalu, Babel menempati urutan ke-24 dan tidak akan bisa melesat menjadi sepuluh besar dalam waktu yang singkat, sementara pelatihan dan pembinaan masih belum maksimal.

“10 besar PON, kita harus realistis. Babel itu di PON sebelumnya urutan 24, selama ikut PON cuma dapat satu medali emas dan di Jabar (Jawa Barat-red) waktu itu kita dapat 11 medali, 1 emas 6 perak dan 4 perunggu,” kata Elfandi kepada wartawan, belum lama ini.

Paling tidak, kata Elfandi, Babel bisa berada di urutan 15 besar dan hal ini menurutnya masih mungkin diraih, dimana paling tidak Babel harus mengumpulkan puluhan medali emas, untuk bisa duduk di posisi 15 besar. “Kalau berada di bawah 10, emas kita harus dapat 15-20 emas, kalau saya realistis kita berupaya 15 besar,” nya.

Disinggung target Gubernur Babel untuk sepuluh besar ini, kata Elfandi bisa dijadikan semangat untuk memacu atlet Babel agar bisa lebih berprestasi. Dia menilai, banyak hal yang membuat prestasi Babel masih jauh, pertama kata dia, olahraga belum dilihat sebagai suatu hal yang benar-benar serius.

“Cabang olahraga kita masih latihan kurang, seminggu empat kali, kecuali Pelatda baru latihan setiap hari, kemudian kompetisi terbatas, sarana dan kekuatan anggaran juga belum mendukung,” terangnya.

Provinsi lain, sebutnya, sudah mendatangkan pelatih dari luar negeri dan berlatih (training center) di luar negeri, sementara Babel masih TC di dalam negeri dan terbatas.

“Bukan enggak mampu secara administrasi, kami pelan-pelan kita naikkan, kita targetkan 10 emas mudah-mudahan bisa tercapai dalam PON nantinya,” harapnya.

Dia melihat, terdapat beberapa cabang olahraga yang potensial mendulang emas, seperti atletik, biliar, panjat dinding, binaraga, sepak bola putri dan beladiri.

“Peluang ada, cuma bagaimana me-maintenance dan mengelola, dengan ketersediaan dana cukup, target bukan hal yang mustahil,” ujarnya optimis.(nov/10)

Comment

BERITA TERBARU