Distribusi Kartu BPJS Tersendat, Komisi I Panggil OPD Terkait

  • Whatsapp

 

Samsir

Toboali– Komisi I DPRD Bangka Selatan memanggil para stakeholders terkait seperti dinas kesehatan, dinas sosial dan BPJS cabang Toboali untuk mencari solusi atas masalah tersendatnya proses distribusi kartu BPJS tersebut.

Samsir menyebutkan rapat kerja tersebut menghasilkan kebijakan yaitu BPJS secepatnya akan mendistribusikan kartu BPJS tahun 2016 dengan melakukan stratifikasi per desa yang selanjutnya akan didistribusikan ke desa masing-masing.

“BPJS secepatnya juga mencetak kartu BPJS yang pendaftaran tahun 2017 secara bertahap dari setiap desa,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Basel, Samsir Rabu (17/1/2018).

Samsir menambahkan, terdapat pemilik kartu BPJS yang mandiri yang menunggak sebanyak 7221 yang terdiri dari kelas 1 (1333), kelas 2 (2093), dan kelas 3 (3795) agar secepatnya dilakukan proses stratifikasi antara yang mampu dan yang tidak mampu (khusus kelas 3).

Selain itu, diusulkan khusus yang tidak mampu untuk diintegrasikan ke PBI kabupaten. “Berdasarkan paparan BPJS wilayah Bangka Belitung disebutkan Bangka Selatan merupakan kabupaten kedua terendah persentase keikutsertaan ke Jaminan Kesehatan ini hanya sekitar 46.6 %, dan masih terdapat 53.4 % lagi yang belum mengikuti program jaminan kesehatan,” ungkapnya.

Angka tersebut menjadi tugas berat Pemkab Basel bersama BPJS untuk mensukseskan program nasional universal health coverage atau cakupan semesta yang menyisakan waktu 1 tahun lagi. (raw)

Related posts