Disnakerperindag Sidak Pasar Kite

  • Whatsapp

Harga Sembako Relatif Stabil

SUNGAILIAT – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama tim terpadu yang dipimpin Kepala Disnakerperindag Yuliswan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar Sungailiat, Selasa (30/5/2017). Sidak dilakukan lantaran ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.

Read More

Kepala UPT Pasar Sungailiat Disnakerperindag Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, Kamis (1/6/2017) mengatakan sidak yang melibatkan petugas dari Provinsi Babel, BPOM dan Kepolisian daerah itu dimulai dari pasar Kite Sungailiat dengan mengecek secara langsung harga kebutuhan pokok seperti ayam, daging sapi dan bawang.

“Dari hasil sidak didapat harga ayam potong dijual Rp38 ribu/kg, daging sapi Rp115 ribu dan bawang putih Rp54 ribu/kg. Jadi tim dari provinsi ini turun karena harga daging ayam di Pasar Kite Sungailiat mahal hingga tembus Rp38 ribu/kg,”katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan dari pedagang, harga daging ayam yang sebelumnya Rp25 ribu hingga tembus Rp38 ribu/kg ini disebabkan oleh persediaan terbatas. “Menurut para pedagang, ayam ini dari PT lari nya ke broker lalu ke pedagang, itu yang membuat harga ayam mahal,”katanya.

Suherman menambahkan, para perdagangan ayam daerah ini berharap ayam dari PT daerah ini langsung di distribusikan ke pedagang pasar daerah ini tanpa harus ke broker.”Untuk tindaklanjutnya, kami kurang tau, karena ini mereka sampaikan ke provinsi,”katanya.

Unit Pelayanan Terpadu Pasar Sungailiat Dinas Tenaga Kerja Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bangka menyimpulkan harga sembako di Pasar Kite daerah ini relatif stabil selama bulan Ramadhan. “Hingga saat ini harga sembako di pasar Kite belum mengalami kenaikan dan masih stabil,”ujar Suherman.

Menurutnya, sejumlah pasar tradisional di daerah ini yang menjadi lokasi kunjungan terpadu, rata rata perdagangan eceran memiliki persediaan sembako dan tidak menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Suherman menambahkan ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga dikarenakan persediaan terbatas. “Seperti bawang putih yang terus mengalami kenaikan dari Rp.54.000/kg kini tembus Rp.50.000/kg. Saat kami tanya ke pedagang, alasan mereka persediaan terbatas dan mereka mengambil ditingkat distributor pun rebutan,”katanya.

Dia menambahkan untuk harga bawang merah di pasar daerah ini sempat mengalami kenaikan lantaran persediaan terbatas dan pihaknya melakukan antisipasi dengan mendatangkan bawang merah dari Brebes dan bawang dari daerah Padang.

“Untuk bawang dari Brebes ini memang agak mahal, Rp38.000/kg dan bawang dari Padang Rp24.000/kg. Jadi itulah alternatif mengatasi masalah bawang ini,”katanya.

Sementara itu untuk harga daging sapi di Pasar Kite Sungailiat kata Suherman harganya tergolong relatif stabil Rp115.000 hingga Rp120.000/kg selama bulan Ramadhan.

Suherman memprediksi untuk harga daging sapi di Pasar Kite Sungailiat akan mengalami kenaikan hingga Rp135.000/Kg menjelang lebaran Idul Fitri nanti.

“Dari informasi yang kita dapatkan, harga sapi ini bisa tembus Rp135.000/kg. Tapi harga itu bisa berubah mengingat kebutuhan daging sapi menjelang lebaran nanti cukup tinggi,”katanya. (2nd/10)

Related posts