Dir Ops PT Timah Tutup Kemah Hijau Sahabat Bumi

  • Whatsapp
Sekda Babel, Yan Megawandi, Bupati Bangka Tarmizi Saat, Kabid Humas PT Timah, Reni didampingi sejumlah pejabat Pemkab berfoto bersama dengan pelajar Kemah Hijau Sahabat Bumi, Jumat (foto:ist)

Babel Butuh Generasi Cinta Lingkungan

MENDOBARAT- Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk, Muhammad Rizki secara resmi menutup kegiatan Kemah Hijau Sahabat Bumi di Kebun Botani Atok Man, Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Sabtu (24/4/2017). Kegiatan Kemah Hijau ini diikuti sebanyak 400 pelajar dari SD-SMA se-Bangka Belitung dan dimulai pada 21 April lalu.

Muhammad Riziki dalam sambutannya mengatakan PT Timah Tbk sangat mendukung kegiatan yang diprakarsai oleh Bangka Flora Society. Kegiatan kemah hijau, kata dia, merupakan salah satu bentuk pelestarian lingkungan dan peserta bisa mengenal varietas tanaman Bangka.

“PT Timah ikut mendukung terlaksananya kegiatan ini dan bisa terus berkesinambungan. Kami ingin berkontribusi lebih lagi kedepannya. Mudah-mudahan operasi PT Timah terus lancar sehingga bisa terus mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Rizki.

Lebih lanjut dikatakan Rizki, kedepan PT Timah akan membantu peralatan dan perlengkapan sehingga bisa mendukung kelestarian lingkungan. Kedepan, pihaknya terus berupaya untuk mendukung perbaikan di Taman Botani Atok Man. Sehingga, para peserta selanjutnya bisa ikut lebih banyak dan mendapatkan hal baru yang lebih baik.

“Kita selalu ingin berkontribusi dengan kegiatan yang bersifat kelestarian lingkungan. Penambangan bisa mengubah kontur tanah bumi, namun dengan kegiatan ini bisa terus dilakukan berkesinambungan. Kita jaga bumi sebagai sahabat kita,” ajak Rizki.

Sementara itu, Ketua Bangka Flora Society mengatakan sepanjang digelarnya Kemah Hijau Sahabat Bumi berjalan lancar. Ia bersyukur tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan kemah dan para peserta dinilainya mampu menyerap materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Semua kegiatan berjalan dengan lancar, tidak ada halangan suatu apa pun yang membuat kegiatan sulit dilaksanakan. Semua yang dilakukan anak sahabat bumi menyenangkan kami. Walau ada sedikit teguran, itu untuk kepentingan para peserta,” ujar Dian.

Sementara itu, Sekda Provinsi Babel Yan Megawandi menilai Kemah Hijau Sahabat Bumi yang diselenggarakan Bangka Flora Society untuk memperkenalkan kepada para peserta tentang kondisi alam yang sesungguhnya.

“Para peserta selama beberapa hari ini sangat intens di alam bebas dan inilah penyemaian bibit – bibit kecintaan kita terhadap lingkungan yang dapat kita pupuk dan tumbuhkan dari hari kehari,” kata Yan dihadapan peserta Kemah Hijau, Jumat lalu.

Menurutnya, Pulau Bangka dan Pulau Belitung merupakan bagian dari ekosistem yang terlihat secara nyata kerusakan alamnya akibat perambahan hutan, penambangan dan kegiatan ilegal lainnya yang tidak disertai pola perlindungan yang benar.

“Karena itu dibutuhkan sebuah generasi yang mencintai lingkungan dan mencintai ekologi yang akhirnya nanti bisa turut memilihara, mejaga dan melestarikan lingkungan serta menghijaukan kembali kerusakan – kerusakan yang selama ini terjadi,” katanya.

“Salah satu catatan luasan lahan kritis di Bangka Belitung ini termasuk yang tinggi di Indonesia dari persentase lahan yang ada, kalau tidak kita perhatikan kondisi ini akan berdampak kepada kehidupan manusia dan ekologi lainnya, “ ungkap Yan.

Peserta Antusias Belajar Panahan

Sementara itu, salah satu peserta Angga (16) pelajar salah satu SMU di Pangkalpinang, kegirangan saat menerima materi panahan dari Timah Archery Club (TAC). Ia mengaku sudah lama ingin menggunakan panahan dan berniat untuk mendalami olahraga panahan.

“Terimakasih TAC, kami sudah lama memimpikan bisa menggunakan peralatan panahan apalagi sampai bisa memilikinya. Saat ini saya mau mendalami olahraga panahan,’ kata Angga sambil tak henti-hentinya memegang bow (busur) berwarna merah.

TAC mengisi materi panahan dan praktek lapangan selama 4 jam, diikuti oleh 3 grup (15 anak/regu, 15 regu/grup) secara bergiliran dan grup panitia, Sabtu (22/4/2017). Peserta selain mendapat materi olahraga panahan, juga mendapat materi Psikologi minat anak oleh istri Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk, Ibu Dina Rizki, S.Psi. ((rls/fan/10)

Related posts