Dinsos Babel Buat Program Tagana Masuk Sekolah

  • Whatsapp
Fitra Mayarini selaku Kasie Perlindungan Korban Bencana Alam Dinsos Bangka Belitung, saat menyampaikan materi kebencanaan dihadapan Pelajar SMKN 2 dan SMAN 1 Pangkalpinang. (foto: istimewa).

PANGKALPINANG – Bencana alam yang terjadi selalu meninggalkan luka dan duka. Untuk bisa mengantisipasi hal itu, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat terobosan baru melalui Program Tagana Masuk Sekolah di  10 Sekolah yang tersebar di wilayah 7 Kabupaten dan Kota.

Untuk Kota Pangkalpinang, Rabu (13/11/2019), dilaksanakan di SMKN 2 Pangkalpinang dan SMAN 1 Pangkalpinang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Sosial Tahun 2019 tentang Mitigasi Kebencanaan di Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah.

Sekretaris Dinsos Bangka Belitung, Wahyono mengatakan, Tagana Dinsos dalam upaya transformasi edukasi melalui kegiatan ini, melakukan uji simulasi pengurangan resiko bencana puting beliung, baik itu pra bencana sampai dengan pasca bencana.

Sekolah, kata dia, sebagai satuan pendidikan menjadi salah satu ujung tombak dalam kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan.

Sekolah juga, dikatakan Wahyoni, sebagai wadah untuk mengembangkan dan membentuk karakter pada anak-anak, baik itu di tingkat SD, SMP maupun SMA, sehingga apabila siswa diberikan porsi terkait dengan pendidikan kebencanaan, maka dengan sendirinya akan tercipta karakter dan sikap kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi bencana dikemudian hari.

Selain simulasi, di SMKN 2 Pangkalpinang juga dibentuk TRC siswa yang terdiri dari 4 (empat) tim. Yaitu tim PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat), Tim Evakuasi, Tim Posko, dan Tim LDP (Layanan Dukungan Sosial).

Sementara itu, Fitra Mayarini selaku Kasie Perlindungan Korban Bencana Alam Dinsos Bangka Belitung, menjelaskan, melalui kegiatan ini, Tagana Dinsos Bangka Belitung berusaha untuk mengubah paradigma lama, bahwa yang bertanggungjawab dalam penangan bencana adalah Pemerintah akan menjadi sebaliknya, yakni merupakan tanggung jawab setiap lapisan masyarakat.

Foto bersama Tim Tagana Dinsos Babel dengan Pelajar SMKN 2dan SMAN 1 Pangkalpinang. (foto: istimewa).

Kepada para Pelajar di dua sekolah tersebut, Tagana Dinsos Bangka Belitung menyampaikan materi meliputi Tugas Fungsi Tagana, Pengenalan Bencana, Mitigasi dan Pengurangan Resiko Bencana, Penanggulangan Pertama Gawat Darurat, Simulasi Bencana Puting Beliung.

Iwan Arman Putra, Wakil Kesiswaan SMKN 2 Pangkalpinang, menyambut baik kegiatan Tagana Dinsos, dan berharap siswa yang mengikuti dapat merekam informasi kebencanaan serta dapat menyampaikan kepada masyarakat dimana siswa berdomisili.

Untuk peserta kegiatan oleh Tagana Dinsos, masing-masing sekolah baik SMKN 2 maupun SMAN 1 mengirimkan sebanyak 100 siswa serta guru, terdiri dari siswa yang aktif kegiatan PMR dan Pramuka. (vip/rell/3).

Related posts