Dinkes Bangka Sosialisasikan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Jasa Boga

  • Whatsapp
Narasumber saat menyampaikan materi dalam sosialisasi hygiene sanitasi di rumah makan dan jasa boga.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT – Persyaratan Laik Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Jasa Boga, yaitu setiap pengusaha harus memiliki sertifikat layak hygiene sanitasi rumah makan dan jasa boga.

Maka dari itu, untuk melindungi masyarakat dan potensi penyakit yang disebabkan oleh makanan olahan dan meningkatkan pemahaman perilaku usaha rumah makan serta jasa boga, terhadap pentingnya penerapan kaidah hygiene sanitasi di rumah makan dan jasa boga di Kabupaten Bangka, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka melalui Seksi Penyehatan Lingkungan mensosialisasikan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Jasa Boga.

Kegiatan berlangsung Senin (31/08/2020), di Ballroom Hotel ST.12 Sungailiat itu, dihadiri petugas Sanitarian Puskesmas, DINPMP2KUKM, Pengusaha Rumah Makan dan Jasa Boga, serta narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang  P2PL Dinkes Bangka, Nora Sukma Dewi menjelaskan, hygiene sanitasi makanan adalah upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang, tempat dan perlengkapan yang dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan, perkembangan usaha pangan olahan siap saji seperti rumah makan dan jasa boga semakin meningkat.

Baca Lainnya

Apalagi saat ini, sambung Nora, situasi Covid-19 di tingkat global maupun nasional masih dalam risiko sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penerapan protokol kesehatan di fasilitas umum dalam pencegahan penularan Covid-19.

Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinkes Bangka, Herlina menambahkan, sosialisasi hygiene sanitasi rumah makan dan jasa boga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pengusaha atau penanggung jawab rumah makan dan jasa boga, untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dalam melayani masyarakat.

“Aspek hygiene sanitasi makanan perlu menjadi perhatian dan ditingkatkan, agar tempat usaha ini, memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Sehingga masyarakat terlindungi, serta menjamin keamanan pangan demi keselamatan manusia,” ujar Herlina.(rel/han).

 

Related posts