Dilindas Truk, Bocah 5 Tahun Tewas di Jalan

  • Whatsapp
HISTERIS – Elius Rohanaini warga Pangkalpinang ini menangis histeris sembari memeluk anaknya yang meninggal lantaran terlindas ban truk di Jalan Sudirman, Sungailiat, Minggu (12/7/2020) pagi. Bocah berusia 5 tahun itu terpental ke badan jalan, setelah motor yang dikendarai ibunya menabrak mobil Agya. (Foto: Istimewa)

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa, kembali terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kali ini, seorang bocah laki-laki, S berusia 5 tahun meninggal di tempat kejadian usai dilindas ban truk di depan Gereja Gepekris Sungailiat, Minggu pagi (12/7/2020).

Kejadian bermula ketika ibu korban Elius Rohanaini (42) warga Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang mengendarai sepeda motor Scoopy warna abu abu bernopol BN 4088 PH, melaju dari arah simpang lampu merah Pelabuhan Sungailiat menuju Pasar Sungailiat dengan memboncengi putranya S.

Saat berkendara, di belakang Elius terdapat truk dan kemudian dua kendaraan itu berjalan beriringan. Dan saat berada di dekat Gereja Gapekris, motor Scopy menyalip truk dari arah sisi sebelah kiri. Namun ternyata tanpa diduga terdapat sebuah mobil Agya warna putih bernopol BN 1872 PC yang terparkir di depan gereja.

Elius kaget bukan kepalang dan kontan menabrak bagian sisi belakang kanan Agya tepatnya pada lampu rem mobil, sehingga seketika pengendara dan penumpang Scoopy terpental dari motor.

Baca Lainnya

Tragisnya, bocah S terpental dari Scoopy hingga ke kanan jalan dan langsung terlindas ban truk yang semula berjalan berada di belakang mereka. Ironisnya lagi, truk itu seketika melarikan diri.

Menyaksikan kondisi anaknya yang terlindas truk, Elius langsung histeris. Ia yang terpental tak jauh dari motornya lalu menghampiri bocah itu, mengangkat dan memeluknya sambil menangis sejadi-jadinya. Sementara bagian kepala anaknya telah mengalami luka parah dengan organ kepala berceceran di aspal.

Tak lama berselang, petugas Unit Laka Satlantas Polres Bangka dibantu masyarakat yang berada di lokasi kejadian, melakukan evakuasi kepada kedua korban ke Rumah Sakit Medika Stania.

Kabag Ops Polres Bangka, AKP. Teguh kepada wartawan tadi pagi membenarkan kejadian naas tersebut. Menurutnya, kasus ini sudah ditangani pihaknya untuk mengusut pelaku tabrak lari ini. “Pasal yang dikenakan Pasal 311 ayat (4), Pasal 312 Undang undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Modus tabrak depan. Untuk saat ini truk dan pengendaranya masih lidik,” kata Teguh saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan korban S mengalami pecah pada bagian kepala depan sampai belakang, luka robek di lengan kanan bagian dalam, luka lecet di bagian tangan kanan dan tangan kiri hingga kondisi meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara Elius hanya mengalami luka lecet di ibu jari bagian kanan, dan benjolan di kepala bagian kanan. Teguh menegaskan kondisi jalan pada saat kejadian keadaan cuaca cerah, jalan lurus, beraspal baik dan garis putih putus-putus, sehingga tidak ada dalih cuaca.

“Langkah-langkah yang telah dilakukan mendatangi TKP, mencatat identitas pengendara motor dan pengemudi serta penumpang mobil (Agya-red), mendata saksi-saksi dan mengamankan barang bukti,” pungkasnya. (2nd/1)

Related posts