Dilarang, Pertamini Malah Menjamur di Babel

  • Whatsapp
foto: ilustrasi

PANGKALPINANG – Meski dilarang, penjual bensin atau pertalite eceran yang mengusung nama Pertamini terus menjamur di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian, Disperindag Provinsi Babel, Riza Aryani menegaskan gubernur sebetulnya sudah mengeluarkan surat edaran terkait tidak diperbolehkannya Pertamini menjual BBM.

“Makanya dengan kebijakan fuel card, mudah-mudahan bisa meminimalisir Pertamini ini, karena memang nanti kan pembelian BBM sudah dibatasi,” kata Riza kepada wartawan, Rabu (5/12/2019).

Pihaknya, lanjut dia, juga sudah melakukan pembinaan ke beberapa pemilik Pertamini, namun sepertinya sulit untuk dihilangkan.

Baca Lainnya

“Pertamini tidak boleh karena standar ukur nggak bisa sesuai, tidak bisa tera, makanya ilegal dan juga ini bukan produk pertamina, standar keamanannya juga tidak sesuai,” bebernya.

Harusnya, kata dia, yang dilakukan penindakan adalah terhadap pembuat mesin Pertamini. Apabila ini ditindak tegas, otomatis tidak akan ada lagi pembuatan Pertamini.

Untuk hal ini, sebutnya, pihaknya akan bekerjasama dengan lintas sektor dan gubernur juga berkeinginan untuk melakukan pengawasan bersama-sama terkait beredarnya Pertamini di Babel.

Sebelumnya, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman beberapa waktu lalu juga mengungkapkan bahwa Pertamini tersebut dilarang.

“Nggak boleh itu, kalau terjadi kebakaran sebagainya bagaimana, itu keamanannya siapa yang menjamin,” kata Erzaldi beberapa waktu lalu.(nov)

Related posts