by

Dilarang !! ASN Like atau Komentar Medsos Calon Kepala Daerah

 


Pangkalpinang – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Republik Indonesia (MENPAN RB) telah mengeluarkan aturan soal  netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) pada penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018 ini.

Edaran nomor B/71/M.SM.00.00/2017  tanggal 27 Desember 2017 tersebut mengatur dan membatasi para ASN dalam kegiatan Pilkada di daerah masing-masing. Dalam edaran itu pada salah satu poinnya PNS dilarang mengunggah, menanggapi (seperti like, komentar, dan sejenisnya).

Termasuk juga menyebarluaskan gambar/foto bakal calon/bakal pasangan calon kepala daerah, visi misi calon/bakal pasangan kepala daerah, maupun keterkaitan lain dengan calon/bakal pasangan kepala daerah melalui media online maupun media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel Sudarman menegaskan, pihaknya memang tidak memiliki personil khusus untuk mengawasi aktifitas pegawai di media sosial. Pihaknya akan mengawasi dan menindaklanjuti apabila ada laporan jika ASN ada yang ikut nimbrung dalam media sosial pasangan calon.

“Secara khusus kita gak ngawasi tapi monitor bilamana ada hal-hal yang melanggar apalagi ASN gak boleh ikut dalam politik, nge-like aja gak boleh, apalagi komen pada saat kampanye nanti,” tegasnya.

Ia menyebutkan, diskominfo belum ada peralatan khusus untuk memantau para ASN, namun di Polda tentunya sudah ada bidang cybercrime yang menangani persoalan hukum melalui media sosial ini.

“Kalau ada laporan kita teruskan ke Kapolda dan badan pengawas pemilu, kalau masyarakat ke Bawaslu kalau PNS kita akan mengawasi,” terangnya.

Ia mengakui, menjelang pilkada di tiga kabupaten/kota ini, mulai banyak akun Facebook yang mengatasnamakan pasangan calon kepala daerah, yang gencar melakukan promosi dan sosialisasi.

“Kalau saat ini ya tidak masalah kalau mau komen, asal jangan nanti kalau sudah masuk masa kampanye, cukup dibaca saja jangan di like atau komen,” pintanya.(nov)

Comment

BERITA TERBARU