Diklat Pembina PMR Kabupaten Bangka Hadirkan Fasilitator dari PMI Jakarta Selatan

  • Whatsapp
Peserta Diklat Pembina PMR Bangka, foto bersama Fasilitator dan Pengurus PMI baik Provinsi maupun Kabupaten Bangka, saat Pembukaan Diklat Pembina PMR, Sabtu (2/11/2019). (foto: idris).

SUNGAILIAT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengadakan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembina Palang Merah Remaja (PMR) Tahun 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Manunggal Sungailiat Bangka, dimulai sejak 1-3 November 2019, dengan peserta 35 orang Pembina PMR mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat itu, menghadirkan sejumlah fasilitator, diantaranya Zami Zamil dari PMI Jakarta Selatan, dan fasilitator lokal Bangka Belitung.

Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Politik dan Pemerintahan, Dawami dalam sambutannya mewakili Bupati Bangka, Mulkan, saat membuka Diklat pada Sabtu (2/11/2019) tersebut, mengatakan, PMR adalah wadah kegiatan di sekolah.

Untuk itu, kata Dawami, dengan adanya kegiatan sangat positif ini, para guru yang sekaligus Pembina PMR, diharapkan  mampu mendidik anak – anak didiknya menjadi kader PMI yang maju dan handal.

Ketua PMI Bangka memasangkan tanda pengenal Peserta Diklat Pembina PMR. (foto: idris).

Ketua PMI Bangka, Yusmiati Mulkan mengatakan, dengan adanya kegiatan kepalangmerahan di sekolah, diharapkan para siswa di sekolah baik di tingkat SD, SMP ataupun SMA, mampu menjadi kader PMI dalam bidang pertolongan pertama, pendidikan remaja sebaya, dan perawatan keluarga, serta guru sebagai pembina mampu memfasilitasi para anak didiknya untuk menjadi anggota PMR.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, diwakili Ketua Bidang PMR dan Relawan, Faiz Marzuki mengungkapkan, sampai saat ini, di Bangka Belitung belum ada Pembina PMR yang bersertifikasi secara spesifik.

“Untuk itu, kami apresiasi apa yang telah dilakukan PMI Kabupaten Bangka ini. Kami pun dari PMI Provinsi Bangka Belitung mengharapkan, setelah Diklat ini nantinya,  para pembina mampu menjadi kader kemanusiaan dan menjadi suri tauladan bagi anak didiknya.

Sebelumnya, Irman selaku Ketua Bidang PMR dan Relawan sekaligus Ketua Pelaksana Diklat Pembina PMR menyebutkan, Diklat ditujukan untuk membekali para Guru dengan keilmuan kepalangmerahan, sehingga ke depan, para Guru dapat menjadi fasilitator PMR, dan membantu PMI Bangka khususnya, dalam pengembangan PMR di Kabupaten Bangka.

Pembukaan Diklat bagi Pembina PMR itu, turut dihadiri Pengurus PMI Provinsi Babel, Forkopimda Bangka, KSR Perguruan Tinggi, dan Forpis Bangka. (Idris/rell/3).

Related posts