Dibawah Guyuran Hujan, Pawai Taaruf Tetap Meriah

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan saat melepas pawai taaruf menyambut STQ ke-XI (foto: istimewa)

SUNGAILIAT- Di bawah guyuran hujan, Bupati Bangka Mulkan melepas peserta pawai taaruf dalam rangka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-XI di depan Rumah Dinas Bupati Bangka, Selasa (19/3/2019). Bupati didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Teddy Sudarsono dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Ustaz Syaiful Zohri.

Mulkan mengatakan gelaran STQ merupakan salah wadah untuk pembinaan umat yang bertujuan untuk membumikan Al-Qur’an. Salah satu rangkaian kegiatan STQ adalah pawai taaruf, yang bertujuan untuk memeriahkan STQ. Pawai taaruf, menurutnya, sangat mendidik dan perlu ditumbuhkan terus-menerus untuk memupuk rasa cinta terhadap budaya yang Islami kepada peserta.

“Ada banyak pelajaran Islam yang bisa dilihat dalam pawai ini, karena hal ini juga bisa menumbuhkan ketaqwaan dan keimanan anak-anak terhadap Islam. Kegiatan pawai ta’aruf ini juga memiliki makna yang dalam bagi pelajar, karena dengan gelaran pawai ini bisa menguatkan tali silaturahmi antar sekolah,” kata Mulkan dalam sambutannya.

Lebih lanjut Mulkan mengatakan kegiatan pawai ta’aruf yang diselenggarakan pada kesempatan tersebut memiliki manfaat yang sangat baik, menanamkan semangat mengikuti serangkaian acara dan perlombaan yang ada dalam ajang STQ Kabupaten Bangka sampai pelaksanaan selesai..

“Hal ini selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bangka yakni Bangka Setara (Sejahtera dan Mulia), yakni mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban yang bermartabat dan unggul dalam menjadi manusia yang sehat, berilmu pengetahuan, cakap, kreatif dan mandiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Bangka, Paidi mengatakan dalam pelaksanaan STQ untuk tahun 2019 ada kategori lomba hafalan hadis. Hal ini sesuai dengan ketentuan dari Menteri Agama RI. Menurut dia, STQ selain bagian dari syiar Islam, juga mendorong minat bagi para generasi muda, untuk rajin membaca, menghafal Al- Qur’an dan juga akan lebih baik mengamalkannya.

“Dengan STQ diharapkan bisa mendorong minat generasi muda, untuk rajin, paling tidak membaca, menghafal dan lebih jauh mengamalkan Al- Qur’an, jadi syiar itu untuk memberikan pemahaman kepada umat, bahwa itu betul-betul sebagai kitab suci, pantas dan wajar, bahkan wajib untuk memahaminya, menghidupkan ruh Al- Qur’an itu, kepada seluruh komponen masyarakat,”katanya.

Pawai taaruf diawali oleh santri-santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dari Kecamatan Sungailiat, Rohis (Rohani Islam) SMP dan SMA di Kecamatan Sungailiat dan ditutup dengan penampilan Drum Band Gita Wangka. Walaupun siang itu Kota Sungailiat diguyur hujan lebat, para peserta pawai sangat antusias termasuk masyarakat yang menyaksikan. (2nd/Pemkab Bangka/10)

Related posts