Diah Wakili Babel ke Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik Nasional 2020

  • Whatsapp
Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin foto bersama Pemenang Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik Babel 2020.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPIANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DKPUS Babel), melalui tim Juri yang diketuai Asyraf Suryadin kembali berhasil menetapkan pemenang Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik tingkat Provinsi Babel.

Penetapan para Juara pada Selasa (1/9/2020) petang, dilakukan setelah melalui penilaian Tim Juri terhadap 12 peserta yang mengikuti lomba, di Kantor DKPUS Babel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang.

Juara I dimandatkan kepada Diah Widyastuti yang merupakan Pustakawan DKPUS Babel, sekaligus mewakili Babel ke Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2020.

Untuk Juara II berhasil diraih Yusnita Pustakawan DKPUS Kabupaten Bangka, Juara III Dewi Astuti Pustakawan DKPUS Kabupaten Belitung, Harapan I direbut Anggya Dwie Permatasari Pustakawan DKPUS Babel, Harapan II direbut Fitri Pustakawan DKPUS Kabupaten Bangka, da Harapan III adalah Dian Ekatama Pustakawan DKPUS Babel.

Baca Lainnya

Asyraf Suryadin selaku Ketua Tim Juri yang juga menjabat Kepala DKPUS Babel berpesan kepada Pemenang dalam hal ini Juara I yang akan mewakili Babel ke tingkat nasional, agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin apa-apa yang menjadi kekurangan-kekurangan saat lomba tingkat Provinsi Babel.

“Kami dari DKPUS Babel akan latih kembali pemenang ini. Kami berharap ada proses perubahan kualitas pustakawan,” harap Asyraf.

Pustakawan Berprestasi Terbaik dijelaskan Asyraf, adalah Pustakawan yang memiliki komitmen dan prestasi unggul dalam bidang kepustakawanan, berkepribadian, berdedikasi, professional dan bertanggungjawab terhadap pelaksanaan tugasnya, sehingga dapat dijadikan panutan dan dapat member motivasi kepada para pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan lainnya.

Sebelum menjadi pemenang, para peserta lomba telah melalui sejumlah komponen, diantaranya uji kompetensi secara tertulis; lisan; dan presentasi terkait pengetahuan kepustakawanan, fortofolio, presentasi, dan wawancara.

Selain itu, para peserta juga membuat Karya Tulis Ilmiah minimal 10 halaman, yang telah dikumpulkan kepada Tim Juri sebelum hari pelaksanaan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik. (rel/aliyah).

Related posts