Di Tengah Pandemi, DPRD Basel Tetap Fokus Bahas 10 Raperda

  • Whatsapp
Muzani Abdullah

 

RAKYATPOS.COM, TOBOALI – Meksi di tengah pandemi Covid-19, DRPD Bangka Selatan tetap fokus membahas 10 Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Raperda yang diajukan adalah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Basel tahun 2019, Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan, Perubahan Atas Perda No 9 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perkebunan, Perda Kepemudaan, Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan, Hari Jadi Kota Toboali, Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Perubahan Kedua atas Perda No 17 tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Pencegahan dan Penanggulangan Stunting dan Raperda Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan.

Read More

 

Wakil Ketua I DPRD Basel Muzani Abdullah, S.Pdi menyebutkan raperda tersebut akan dibahas oleh Pansus termasuk Komisi I, II dan III sesuai kemintraanya. “Untuk LKPJ, saat ini sedang dibahas ada beberapa kegiatan fisik yang tidak selesai dan ini yang kita pertanyakan dengan Pemkab Basel, apa kendalanya termasuk Silpa Rp 55 M tahun 2019 lalu, LKPJ ini adalah kinerja pemerintah dan menjadi tolak ukur kinerja kedepan,” jelas Muzani seraya menyebutkan APBD tahun 2019 sebesar Rp 947.474.036.143,- dengan realisasi Rp 940.899.406.236,- atau 99,31%.

 

Samson Asrimono

Sementara itu, Wakil Ketua II DRPD Basel, Samson Asrimono, SE mengungkapkan raperda inisiatif DPRD Basel tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan diharapkan dapat memberikan perlindungan petani dan nelayan Basel. “Selain memberikan perlindungan, nantinya akan banyak program pemberdayaan bagi petani dan nelayan Basel guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraanya,” imbuh Samson.

 

Begitu juga dengan raperda Perubahan Atas Perda No 9 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perkebunan, Perda Kepemudaan, Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan, Hari Jadi Kota Toboali, Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Perubahan. “Perda Kepemudaan, kita harapkan bersama Basel akan muncul pemuda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, kebangsaan dan membentuk pemuda yang berkarakter,” ujarnya.

 

Erwin Asmadi

Senada dikatakan Ketua DPRD Basel, Erwin Asmadi, SE raperda Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan diharapkan menjadi pedoman dan landasan operasional pengaturan pengelolaan dan aktivitas pada tempat pelelangan ikan serta menjamin kelancaran dan ketertiban pelelangan ikan.

 

“Raperda Hari Jadi Kota Toboali sangat penting bagi masyarakat dan Basel sebagai jati diri Toboali, serta 4 raperda lainnya Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Perubahan Kedua atas Perda No 17 tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Pencegahan dan Penanggulangan Stunting dan Raperda Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, yang kita harapkan bersama dapat mewujudkan Visi Misi Bangka Selatan Mandiri, Maju sejahtera dan Berdaya Saing,” pungkas Erwin. (raw)

 

 

 

 

 

JustForex

Related posts