Di Rangkui, Paling Banyak Pelanggaran APK

  • Whatsapp

PANGKALPINANG -Rabu besok (13/2/2019), Bawaslu Kota Pangkalpinang akan melakukan penertiban terhadap 132 Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai melakukan pelanggaran. Pelanggaran milik sejumlah calon legislatif (caleg) dan partai politik itu diantaranya dipasang di jalan protokol dan fasilitas umum.

“Ada 132 APK yang melanggar aturan karena berada di jalan protokol, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, gedung milik pemerintah maupun lembaga pendidikan negeri maupun swasta,” kata Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Luksin Siagian Bawaslu Pangkalpinang, kepada wartawan, Senin (11/2/2019)

Luksin menyampaikan, penertiban APK mengacu kepada Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, Per Bawaslu nomor 33 tahun 2018, SE Bawaslu RI Nomor 1990, PKPU Nomor 23 tahun 2018 serta Keputusan KPU RI Nomor 1096.

Menurutnya, Bawaslu juga telah memberikan peringatan melalui surat dan pengumuman di media massa kepada partai politik dan peserta pemilu. Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengimbau agar caleg dan parpol dapat mencabut APK yang melanggar selama tiga hari.

Adapun rincian hasil inventaris Bawaslu Pangkalpinang untuk pelanggaran pemasangan APK yakni di Kecamatan Rangkui sebanyak 50 APK, di Gerunggang 18 APK, Taman Sari 21 APK, Gabek 20 APK, Bukit Intan dua APK, Pangkalbalam 8 APK dan Girimaya 13 APK.

“Jadi Rabu (besok-red) kita lakukan penertiban yang melibatkan 66 pengawas pemilu. Turut menertibkan dan berkoordinasi dengan Dishub, KPU, Perkim, Kesbangpol, Satpol PP dan juga kepolisian,” kata Luksin. (ron/10)

Related posts