Di Belitung, Jokowi – Ma’ruf Raup 73,33 Persen Suara

  • Whatsapp

Ketua BPD Menerima dengan Lapang Dada

TANJUNGPANDAN – Kabupaten Belitung masih menjadi basis partai berlogo banteng. Hal itu terbukti, PDI Perjuangan dan Calon Presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin mendapatkan suara tertinggi di Negeri Laskar Pelangi, pada Pemilu 2019.

Dari hasil Rapat Pleno terbuka penghitungan rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung, di Hotel Bahamas, Kamis (02/05/2019) lalu, Pasangan Jokowi – Ma’ruf meraup 73,33 persen suara dengan total 77.823 pemilih.

Sedangankan untuk pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno hanya meraih suara 26,66 persen atau 28.306 suara, dari total kurang lebih 100 ribu pemilih di Kabupaten Belitung.

Di Kecamatan Tanjungpandan Jokowi mendapat 38.937 suara, di Membalong 13.820 suara. Di Selat Nasil 2.887 suara dan di Sijuk 14.690 suara. Di Badau 7.489 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi di Tanjungpandan mendapat 18.552 suara, Membalong 2915 suara, Selat Nasik 877 suara, Sijuk 3.990 dan Badau 1970 suara.

Sedangkan untuk suara partai, PDI Perjuangan menjadi yang terbaik setelah mengalahkan partai-partai lainnya. Seperti Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Di Kabupaten Belitung, partai yang di pimpin Megawati Soekarno Putri mendapat 19.336 suara. Golkar 10.521 suara, Hanura 9.619 suara, Nasdem 9.576 suara, PPP 9.585 suara dari empat daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Belitung.

Ketua KPU Kabupaten Belitung Soni Kurniawan belum bisa dikonfirmasi mengenai hasil tersebut. Sebab, saat ini dia beserta komisioner lainnya sedang berada di Pangkalpinang, untuk menyerahkan hasil Rapat Pleno, Kamis (02/05/2019) lalu.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Belitung, Amin Nurachman mengatakan, dirinya sudah mengetahui hasil pleno yang dilakukan oleh Jajaran KPU Belitung. Menurutnya, hasil di Belitung tertinggi se Babel.

“Hasil di Belitung yakni 73.33 persen. Ini merupakan yang tertinggi kemenangan Jokowi di Bangka Belitung. Di Belitung yang paling tertinggi,” ujar Amin kepada Rakyat Pos, Jumat (03/05/2019).

Dia menjelaskan, kemenangan Jokowi di Belitung tak lepas dengan dukungan dari sembilan partai. Yakni PDI Perjuangan, PKB, PPP, PSI, Perindo, Golkar, Garuda, Hanura dan Nasdem. Sebab mereka telah bekerja keras.

“Awalnya, kita hanya menargetkan 70 persen suara. Namun, target tersebut sudah melebihi. Dengan hasil ini, kami berharap Pak Jokowi tidak melupakan Belitung. Karena disini beliau memiliki suara tertinggi,” pungkasnya.

Menanggapi kekalahan Probowo Subianto di Kabupaten Belitung, Edi Nasapta selaku Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Kabupaten Belitung, menerima dengan lapang dada.

“Iya itukah kenyataan yang kami dapatkan, Bahwa prabowo belum bisa menang di belitung,” kata Edi Nasapta kepada Rakyat Pos.

Menurutnya, kenyataan pahit tersebut harus diterima dan dirinya pun tidak menyangka suara dari Jokowi Ma’ruf begitu signifikan . Padahal untuk memenangkan Pilpres ini, dirinya sudah berkampanye ditiap-tiap pelosok Negeri Laskar Pelangi.

“Kami juga tidak menyangka hal ini, peningkatan tajam terjadi di akhir-akhir masa kampanye di kubu sebelah. Kita sudah kampanye keliling tanpa kenal lelah. Memang tidak terlihat sekompak kubu sebelah jadi basis suara Prabowo di Belitung memang belom besar dan kami coba meningkatkan itu sekuat tenaga tapi derap langkah kurang sinergy mudah dipatahkan pada last minute karena militansi pemilih belum terbentuk di Belitung,” pungkasnya.(dodi/3)

Related posts