by

Desa Tanjung Labu Panen Padi Perdana

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan serta masyarakat petani Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok melakukan panen padi perdana, Senin (12/2/2018). (foto: raw).

Produksi Capai 4 Ton Per Hektar

LEPAR PONGOK – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan serta masyarakat petani Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok melakukan panen padi perdana, Senin (12/2/2018).

Panen perdana seluas 45 hektar ini, diperkirakan mencapai 4 ton gabah per hektarnya. Padi masyarakat Desa Tanjung Labu ini, menggunakan varietas inpari 30 dan ciliwung.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Wahyu Wibawa mengungkapkan pihaknya mendukung penuh pengembangan inovasi bahkan dalam bentuk pelatihan budidaya bagi petani Desa Tanjung Labu.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Suhadi mengajak petani Desa Tanjung Labu untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana pertanian baik bantuan irigasi, benih serta sapras penunjang lainnya.

“Mari kita terus meningkatkan pemanfaatan lahan, Pemkab Basel terus memantau serta berupaya melengkapi sapras baik irigasi, benih serta bantuan lainnya, mari kita wujudkan Bangka Selatan swasembada beras serta menjadi lumbung pangan Bangka Belitung,” kata Suhadi.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Patoni mengungkapkan setelah panen, petani akan langsung melanjutkan dengan pengolahan lahan untuk penanaman kembali.

Ia memperkirakan petani Desa Tanjung Labu akan melakukan penanaman kembali pada awal Maret mendatang. Dilansir, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menargetkan penanaman padi di tahun 2018 mencapai 11.088 hektar. Dan hingga pekan pertama Februari 2018, petani Kabupaten Bangka Selatan telah melakukan penanaman padi seluas 1110 hektar.

Penanaman tersebut, baru dilakukan di dua kecamatan yakni di Kecamatan Toboali Desa Rias seluas 750 hektar, Desa Serdang seluas 70 hektar, Desa Kepoh 250 hektar serta di Kecamatan Airgegas Desa Pergam seluas 40 hektar.

Menurut Patoni, penanaman padi dilakukan dua tahap yakni musim tanam pada Oktober hingga Maret dan April hingga September. Para petani menggunakan bibit atau varietas yaitu inpari 30, mikongga, ciherang serta varietas lokal atau ampai. Varietas ini mampu menghasilkan gabah dengan target sebanyak 3,5 ton perhektarnya.

Ia menyebutkan, tahun 2018 pihaknya akan membangun irigasi tipe long storage sepanjang 4 kilometer di Desa Gadung, Desa Ranggung, Desa Batu Betumpang, Desa Serdang, Desa Gudang, Desa Pergam serta Desa Pongok.

Selain itu juga akan dibangun irigasi tersier sepanjang 5 kilometer di Desa Serdang, Desa Gadung, Desa Batu Betumpang, Desa Pergam, Desa Pongok, Desa Gudang dan Desa Rias. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU