by

Desa Pongok Wakili Babel ke Tingkat Nasional

Tim Penilai Pusat yang terdiri dari Kemenkes dan Kemendagri serta Tim PKK Pusat didampingi instansi terkait baik dari provinsi maupun Kabupaten Bangka Selatan, foto bersama ketika akan melakukan penilaian langsung ke Desa Pongok Kecamatan Kepulauan Pongok Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang akan menjadi wakil Provinsi Babel pada Lomba Taman Obat Keluarga dan Akupresur kategori daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan tingkat nasional. (foto: dedi).

Lomba Toga & Akupresur Daerah Terpencil

KEPULAUAN PONGOK – Desa Pongok Kecamatan Kepulauan Pongok Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menjadi wakil Provinsi Babel pada Lomba Taman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur kategori daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan tingkat nasional.

Keterwakilan Desa Pongok ini telah melalui tahapan seleksi di tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi melalui Sekretaris Khaidar kepada wartawan Minggu (19/8/2018).

Menurutnya, saat ini, proses seleksi di tingkat nasional sedang berlangsung, dan beberapa hari lalu tim penilai dari pusat yang terdiri dari Kemenkes dan Kemendagri serta Tim PKK pusat dan didampingi instansi terkait baik dari provinsi maupun kabupaten sudah melakukan penilaian langsung ke daerah tersebut.

“Dari 34 provinsi yang ikut serta lomba Toga dan Akupresur tingkat nasional, Desa pongok berhasil masuk 3 besar bersama dengan daerah lainnya, yaitu Kalteng dan Kalbar. Dan saat ini kami masih menunggu hasil final penilaian dari pusat,” katanya.

Lanjut Khaidar, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras masyarakat Pongok dan pihak terkait yang telah bekerja secara optimal dalam memberikan pendampingan dan pelatihan serta pembinaan kepada kelompok pengelola taman obat keluarga.

“Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan bagi kita semua, apalagi jika bisa menjadi juara tentu hal tersebut akan mengharumkan nama Bangka Selatan di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap kedepan eksistensi taman obat keluarga yang ada di desa pongok dapat ditularkan kepada daerah lainnya yang ada di Bangka Selatan.

“Pengelolaan taman obat keluarga ini sangat penting, karena sangat banyak manfaatnya,karena tanaman obat tersebut bersifat alami, ada di sekitar kita, mudah didapat, tersedia setiap saat, dan tentu ini akan mengurangi biaya pengobatan keluarga terutama untuk penyakit yang sifatnya ringan seperti masuk angin dan batuk lainnya bisa menggunakan obat alami ini,” pungkas Khaidar. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU