Desa Labu Ingin Bangun Perpustakaan Modern, Kepala DKPUS Babel Sarankan ini

  • Whatsapp

Tim Pusling DKPUS Babel foto bersama anak-anak Desa Labu, Puding Besar, Bangka.(foto: ist).

Read More

RAKYATPOS.COM, PUDING BESAR – Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  merencanakan pembangunan Perpustakaan Desa dengan konsep perpustakaan modern sesuai dengan era milenial sekarang.

Adapun lokasi pembangunan Perpustakaan Desa ini sudah disiapkan oleh Pemerintah Desa Labu, yang terletak di lokasi pusat perkantoran Desa Labu.

Hal itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Labu, Ahmad Zainudin kepada Tim Kunjungan Perpustakaan Keliling (Pusling)  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, saat kunjungan Perpustakaan  Keliling DKPUS Babel belum lama ini.

Kades Labu menjelaskan, tujuan pembangunan Perpustakaan Desa Modern ini, untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca bagi masyrakat, sehingga bisa menjadi masyarakat yang cerdas dan berbudaya baik.

“Untuk membanggun Perpustakaan Desa Modern ini, Pemerintah Desa mengharapkan bantuan dari Pemerintah. Karena keterbatasan dana, Pemerintah Desa hanya bisa menyiapkan lahan nya saja. Saat ini, sudah ada Perpustakaan Desam tetapi masih kecil, dan koleksi bahan bacaan masih terbatas,” ungkap Kades.

Semoga, diharapkan Kades Labu,  dengan terbangunnya Perputakaan Desa Modern ini, bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat, yaitu menjadikan masyarakat selain cerdas, berbudaya dan berdaya saing, juga sejahtera.

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin menyatakan mendukung dan mengapresiasi apa yang menjadi keiginan dari Desa Labu tersebut.

Selain itu, keberadaan Perpustakaan Desa ini, selain memiliki piranti modern, juga sebagai pusat kegiatan literasi masyarakat dan pusat informasi pertanian atau perkebunan di Desa Labu hingga sekitarnya.

Itu dilakukan, kata dia, agar bisa menambah pengetahuan para petani dalam bercocok tanam yang berdampak lurus dengan kesejahteraan masyarakat petani.

Hanya saja, Kepala DKPUS Babel menyarankan, untuk pembangunan gedung perpustakaan desa, harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi daerah setempat, dalam hal ini, DKPUS Kabupaten Bangka.

“Kalau untuk pembinaan bisa kita bantu. Nanti, kalau ada keinginan untuk pembinaan atau melatih para petugas perpustakaan desa kita siap membantu. Syukur-syukur desa sudah menyediakan rak, sehingga buku-buku kita bisa kita titipkan ke sana. Atau langkah sementara kita datangkan perpustakaan keliling,” ujar Asyraf. (rel/war).

Related posts