Desa Bukit Terap Lumbungnya Buah Durian

  • Whatsapp

Silakan Datang Saat Musim Durian

Sandusin

TUKAKSADAI – Desa Bukit Terap Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) selain memiliki potensi di bidang olahraga, juga sejak lama dikenal kelekak durian atau duren lokal yang tumbuh di desanya.

Bila musim durian pada September – Oktober tiba, biasanya di sepanjang jalan menuju ke Desa Bukit Terap terdapat kios-kios penjual durian.

Kepala Desa Bukit Terap, Sandusin, SIP mengatakan, hampir setiap rumah di belakang pekaranganya ditanami pohon durian. “Desa Bukit Terap ini lumbungnya buah durian. Belakang rumah warga sini banyak pohon durian. Ada yang dijual biasa (pinggir jalan) ada pula yang tukang borong beli durian,” ungkap Sandusin Jumat (14/4/2017).

Ia mengajak warga untuk datang ke Desa Terap guna menikmati lezatnya durian Bukit Terap pada musim tahun ini. “Bagi warga luar yang ingin menikmati cita rasa khas durian, dapat mengunjungi Desa Bukit Terap pada musim durian nanti. Makan durian sambil menikmati suasana hutan desa yang dipenuhi oleh pohon durian,” jelasnya.

Disisi lain, lanjut Sandusin, TP PKK Desa Bukit Terap juga aktif di sejumlah kegiatan seperti anyaman tampah. Tampah biasanya digunakan untuk menjemur bahan makanan olahan seperti kerupuk, keripik, ikan dan lainnya.

Hanya saja diakuinya, masih kurangnya pembinaan. Makanya, hal ini agar lebih ditingkatkan lagi. “Memang kita kurang pelatihan atau pembinaan. Harapan kita kegiatan ini salah satu bentuk usaha meningkatkan ekonomi,” imbuh Sandusin.

Desa Bukit Terap juga memiliki atlet sepak bola dan bola voli yang berpotensi. Setiap kali kejuaraan atau turnamen, Desa Bukit Terap beberapa kali meraih juara pertama dan juara umum. Pada Piala Suratin 2016 lalu, 4 pemain Desa Bukit Terap memperkuat Tim PS Basel hingga ke putaran 8 nasional.

“Alhamdulillah, atlet Desa Bukit Terap sangat berpotensi, baik di tingkat kecamatan, kabupaten hingga level nasional pada Piala Suratin tahun lalu. Kuliner kita pun juara I di Kecamatan Tukak Sadai dan menjadi wakil di tingkat kabupaten. Selain itu, masyarakat kita juga taat pajak, pembayaran PBB kita mencapai 100 persen,” pungkas Sandusin. (raw/3).

Related posts