Dermaga Desa Penutuk Ambruk

No comment 201 views

DERMAGA AMBRUK – Dermaga Desa Penutuk Kecamatan Lepar Pongok yang ambruk dihantam gelombang pasang. (foto: Dedi Irawan)

Dihantam Gelombang
Akses Jalan ke Pelabuhan Terganggu

TOBOALI – Dermaga Desa Penutuk yang sehari-hari dipergunakan masyarakat sebagai akses jalan menuju terminal Pelabuhan Penutuk Kecamatan Lepar Pongok, Minggu kemarin (15/10/2017) ambruk.
Akibatnya, akses jalan warga menuju Penutuk – Sadai dan sebaliknya terganggu. Meski begitu, warga masih tetap bisa menyeberang saat air pasang karena perahu masih bisa menepi ke darat. Ambruknya dermaga penutuk ini lantaran dihantam gelombang pasang lantaran angin bertiup ke selatan. Ditambah lagi memang kondisi dermaga yang sudah kurang layak yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Induk dulu. Demikian dikatakan Camat Lepar Pongok, Dodi Kusuma kepada wartawan Senin (16/10/2017).
“Memang kondisi dermaga itu sudah kurang layak lagi, ditambah hempasan gelombang karena angin selatan, jadi gelombang menghempas ke arah darat menghantam dermaga, namun akses jalan transportasi penyeberangan masih normal, tetapi bisa menyeberang ke Sadai dan Sebaliknya pada saat kondisi air pasang, perahu dan speed masih bisa menepi ke arah darat, tetapi kalau sudah surut otomatis penyeberangan terganggu, tapi saat ini pasang dari pagi sampai sore, jadi warga masih bisa menyeberang dan sebaliknya, tapi kalau malam sudah tidak bisa lagi, dan malam kan aktivitas warga sudah berkurang,” jelas Dodi.
Menurutnya, dermaga tersebut rencana di tahun 2018 akan dibangun kembali menggunakan dana Provinsi Babel. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga telah menganggarkan dana pendukung pembangunan dermaga.
“Memang dermaganya sudah lama, itu aset Provinsi yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Induk, dan saya tadi mendapat telepon dari Provinsi Babel, akan ada bantuan pembangunan dermaga tahun 2018 dari Provinsi Babel, dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga siap menganggarkannya dana pendukungnya,” imbuh Dodi.
Sementara itu, Kepala Desa Penutuk Saparudin kepada wartawan mengungkapkan pihaknya segera akan membangun jembatan darurat sebagai akses jalan menuju Terminal Pelabuhan Penutuk. “Kita akan bangun jembatan darurat, papan dan kayu sudah dipesan, Insyaallah besok atau lusa kita bergotong royong membangun jembatan darurat” ujar Kades.
Warga Desa Penutuk Ristania mengeluhkan ambruknya dermaga tersebut. Akibatnya ia mengalami keterlambatan kerja saat akan menyeberang ke Sadai menuju Toboali. “Ekstrem, mau ke Toboali harus meniti dermaga roboh dulu, Biasanya pagi hari pedagang sayur sudah banyak, tapi pagi ini tidak bisa karena air masih surut dan perahu belum bisa ke tepi, agak siang perahu dan speed baru bisa ke tetapi setelah pasang naik, kita harapkan tentu dermaga ini segera dibangun karena akses jalan cukup terganggu, tadi saya sudah siap menyeberang jam 6 kurang sudah di dermaga, tetapi baru bisa menyeberang ke Sadai jam 7 pagi, baru ada speed-nya,” ujar Rista. (raw/6)

 

No Response

Leave a reply "Dermaga Desa Penutuk Ambruk"