Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Demi Beli Chip Higgs Domino, Lima Pemuda Nekat Mencuri Laptop di SMPN 6

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG -Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang berhasil mengamankan lima pelaku pencurian laptop milik SMP Negeri 6 Pangkalpinang , Senin (25/1/2021) dini hari. Petugas berhasil menyita sebanyak 10 laptop termasuk dua kendaraan bermotor yang digunakan para pelaku saat beraksi.

Para pelaku yang diamankan diantaranya Reza Renaldi alias Ejak (22) warga Kelurahan Dul, Pangkalan Baru, Noval (22) Malvindra alias Alvin (17) keduanya warga Semabung Baru dan Rahman (22) Warga Kelurahan Dul. Sementara, seorang penjaga sekolah bernama Sigit Adi Wiguna (30) turut ditangkap polisi karena diduga turut terlibat dalam pencurian tersebut.

Salah seorang pelaku, Reza Renaldi alias Ejak mengakui ia bersama komplotannya melakukan pencurian sebanyak dua kali di SMP 6 Pangkalpinang. Uang hasil penjualan laptop curian, kata dia, digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan  membeli chip permainan Higgs Domino.

"Hasil-hasil curian laptop ini kami jual dengan harga bervariasi dari satu hingga du juta per unit di sejumlah wilayah di Pulau Bangka. Uangnya untuk membeli chip Higgs Domino, kami biasanya langsung membeli belasan billion dan sisanya untuk  kebutuhan sehari-hari," ujar Ejak kepada wartawan saat diamankan di Mapolres Pangkalpinang.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra saat dikonfirmasi membenarkan diamankannya lima orang pelaku  pencurian laptop di SMP 6 Pangkalpinang. Petugas, katanya, turut mengamankan barang bukti berupa 10 laptop dan 2 kendaraan bermotor.

"Kami masih mengembangkan kasus pencurian ini. Lebih kurang laptop ini berjumlah 21, kami berhasil mengamankan 10 laptop dan ini masih terus lakukan penyelidikan," jelas AKP Adi Putra, Senin sore (25/1/2021).

AKP Adi Putra menyebutkan bahwa para pelaku juga diketahui membeli chip Higgs domino dari hasil penjualan laptop curian. Menurut dia, pihaknya juga menelusuri apakah ada unsur judi dari pengembangan kasus tersebut.

"Ini (kasus-red) akan kami pelajari dan kembangkan terus, bila ditemukan juga unsur judi maka kami akan menangkap bandar judi domino di aplikasi tersebut," katanya. (unt)

Diatas Footer
Light Dark