Delapan Titik Banjir di Bateng Harus Diwaspadai

Tersebar di Enam Kecamatan

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mencatat sebanyak delapan titik rawan banjir yang harus diwaspadai bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di daerah tersebut.

Kabid Penanggulangan Bencana pada Satpol PP Bateng, Yufajri menyampaikan memasuki musim hujan pihaknya terus berkoordinasi dan memantau seluruh wilayah yang ada di Bateng.

“Secara khusus kami memang tidak ada mendeteksi titik rawan banjir, namun berdasarkan pengalaman harus diwaspadai delapan titik yang tersebar pada enam kecamatan didaerah ini,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin(13/11/2017).

Dikatakannya, delapan titik rawan banjir itu yaitu Desa Nibung di Kecamatan Koba, Desa Puput di Kecamatan Simpangkatis, Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar, Manggelang, Desa Beluluk di Kecamatan Pangkalanbaru, Desa Kayu Besi dan Pedindang.

“Rata-rata titik rawan banjir itu biasanya menggenangi akses jalan. Tetapi, dapat merusak badan jalan dan jembatan. Sementara itu, banjir yang merendam rumah penduduk tidak begitu rawan kecuali rumah mereka yang berada di sekitar bantaran aliran sungai,” ungkapnya.

“Di Bateng jarang sampai merendam rumah, dan kalau ada itu pun sedikit. Ketika banjir di koba itu, disebabkan tanggul kolong jebol dan air laut pasang, jadi otomatis air yang seharusnya mengalir ke laut akhirnya merendam rumah warga,” timpalnya.

Disampaikannya, titik rawan banjir itu, berdasarkan pengalaman sebelumnya ketika terjadi hujan cukup lama dengan intensitas tinggi, sehingga masyarakat harus mewaspadai delapan titik tersebut.

“Delapan titik banjir yang kami sebutkan itu, rata-rata dilintasi aliran sungai yang kemudian terjadi luapan hingga menyebabkan terendamnya badan jalan ketika terjadi hujan lebat,” ungkapnya.

Pihaknya siap mengantisipasi jika terjadi bencana alam baik berupa banjir, angin kencang maupun musibah yang terjadi di laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

“Kalau personel khusus dari kami hanya berjumlah sebanyak 15 orang, namun kami berkoordinasi dengan lembaga lainnya untuk penanggulangan bencana dalam skala cukup besar, karena jelas personel dan peralatan yang ada pada kami sangat terbatas,” pungkasnya.(ran/3).

No Response

Leave a reply "Delapan Titik Banjir di Bateng Harus Diwaspadai"