Danrem Tekankan Jajarannya tidak Terlibat Pengutan Uang Ilegal

  • Whatsapp
Prajurit TNI Korem 045/Gaya saat mendapatkan pengarahan secara langsung dari Danrem, Senin (21/10/2019). (foto: istimewa).

 

NAMANG – Komandan Korem (Danrem) 045/Gaya, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman memberikan jam komandan kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran usai upacara di Makorem, Senin (21/10/2019).

Dalam jam komandan ini, ia menekankan kepada seluruh anggota jajaran Korem 045/Gaya untuk tidak terlibat dalam penyelenggaraan werving, berupa pungutan uang.

“Penyelenggaraaan werving, berupa pungutan uang secara ilegal oleh oknum prajurit/PNS TNI AD yang tidak memiliki wewenang/kekuasaan yang sah, terkait proses rekuitmen seleksi TNI AD dapat dikatagorikan sebagai tindak pidana penipuan/penggelapan yang melanggar Pasal 378 KUHP,” ujar Danrem.

Kendati demikian, menurut Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman, penyelenggaraaan werving berupa pungutan uang secara ilegal oleh oknum Prajurit/PNS TNI AD yang memiliki wewenang/kekuasaan yang sah terkait proses rekuitmen seleksi TNI AD dapat dikatagorikan sebagai tindak pidana kejahatan dalam jabatan.

Selain itu, kata dia, itu merupakan tindak pidana korupsi yang melanggar Pasal 419 KUHP Juncto Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor. (bis/3).

Related posts