Dana Desa di Babel Ditambah Rp18 M

  • Whatsapp

Disiapkan di ABT
Erzaldi Akan Kumpulkan Seluruh Kades

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Roesman Djohan, dalam waktu dekat akan mengumpulkan para kepala desa se-Babel, untuk dibekali pengarahan dan petunjuk teknis terkait kucuran dana desa dari Pemprov Babel.

Menurutnya, pemprov akan mengucurkan tambahan dana desa bagi desa-desa yang ada di Babel, sesuai dengan prioritas dan program unggulan desa.

“Kades dan kelurahan akan kita kumpulkan dan kita arahkan, agar bisa memanfaatkan dana desa ini, mereka harus meng-create peruntukan dana dan untuk apa saja, nanti ada juknisnya,” kata Erzaldi belum lama ini.

Dana ini, akan dikhususkan untuk lada, sapi, UMKM dan menyesuaikan untuk wilayah pesisir yang tak bisa dimanfaatkan untuk perkebunan.

“Satu desa besarannya tergtung potensinya, mereka harus mengcreate untuk apa, kalau di wilayah pesisir lahannya ada gak, gak mungkin dilaksanakan bertanam lada, tetapi yang jelas sesuai potensi yang ada di desa,” jelasnya.

Dana desa akan dikucurkan tahun ini, dan disiapkan dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp18 miliar untuk 319 desa dan kelurahan di Babel.

Dengan dana ini, Erzaldi berharap desa dapat lebih berkembang dan memanfaatkan dana sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan, misalkan pada sektor UMKM, desa bisa memberikan bantuan kepada pelaku UMKM yang ada di desa, sehingga bisa lebih berkembang, bisa juga membantu pemasaran produk UMKM pada titik-titik yang ramai dikunjungi, misalkan pantai atau mengembangkan sektor pariwisata dan melengkapi berbagai fasilitasnya.

“Misalkan ada potensi wisata, dilihat disana apakah fasilitasnya sudah mendukung, WC umum, fasilitas bilas, tempat berjualan, kalau ini belum ada ya itu harus dibantu, desa harus tahu mana yang berpotensi, jangan wisatawan datang malah kesulitan mencari WC,” bebernya.

Ia meyakini, dana ini tidak akan tumpang tindih dengan dana desa dari pusat maupun kabupaten, karena dana desa tambahan dari pemprov ini, diberikan khusus untuk beberapa sektor dan harus sudah direncanakan terlebih dahulu baru diajukan ke provinsi.(nov/10)

Related posts