by

Dampak Salah Pola Asuh Terhadap Anak

-Opini-190 views

Oleh: Wahyudi, S. Kom
Guru SMK Negeri 1 Kelapa, Bangka Barat

Setiap orang tua tentunya mau memberikan yang terbaik buat buah hatinya. Rasa sayang orang tua kepada anak sungguh sangat besar dan tidak tergantikan dengan yang lainnya di dunia ini. Anak adalah segalanya, apa yang dikehendaki oleh anak pasti orang tua semampunya untuk mewujudkan keinginan anaknya. Seiring berjalan anak menjadi manja ketika orang tua selalu menuruti apa yang diinginkan oleh anaknya. Oleh sebab itu, anak menjadi ketergantungan dan menjadi pola asuh yang salah bagi orang tua. Padahal pola asuh tersebut harus diketahui oleh para orang tua untuk menyesuaikan perkembangan anak baik pola pikir maupun usia anak.
Dalam keilmuannya, pola asuh merupakan bagaimana interaksi orang tua memperlakukan anaknya, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses perkembangannya, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat pada umumnya. Pada prinsipnya orang tua harus baik hati dan tegas. Ketegasan tidak identik dengan kekerasan. Ketegasan berarti sikap dan tindakan yang menerapkan kedisiplinan, dengan menegakkan aturan yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak itu sendiri. Tentu saja ketegasan harus proporsional, harus disesuaikan dengan tingkat usia dan perkembangan si anak.
Sebagian besar pola asuh anak yang dilakukan oleh orang tua masih menggunakan pola-pola tradisional. Orang tua selalu melindungi anaknya terlalu over, dan hal itu bisa membuat anak tidak belajar dari kesalahannya. Anak bisa saja suatu saat menghadapi masalah yang sangat berat, sehingga anak bisa stres dan frustasi. Anak harus beradaptasi dengan lingkungannya sesuai dengan perkembangan serta pola fikir anak. Jangan sampai orang tua mengekang secara otoriter, hal itu bisa menghambat perkembangan minat dan bakat anak. Kemampuan berpikir anak dapat diasah melalui stimulus dengan diimbangi pengaruh dari lingkungan luar. Orang tua seharusnya memfasilitasi secara demokrasi kepada anak sesuai perkembangan zaman, namun orang tua juga wajib mengawasi.
Ingat, orang tua tidak harus memaksakan kehendak anak terhadap perkembangannya. Gali potensi anak dengan melakukan berbagai simulasi keadaan. Beri pilihan supaya anak menemukan potensi diri. Kalau sudah ketemu, maka giatkan untuk dilatih dan diasah lebih tajam lagi. Orang tua harus memperhatikan potensi diri anak yang bisa para orang tua lihat dari hal sikap dan kebiasaan anak, minat dan bakat anak, kesukaan anak, hobi anak, serta perilaku anak yang sering dilakukan dalam bergaul dengan lingkungan sekitarnya.
Para orang tua bisa saja salah paham dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh seorang anak, sehingga meminta si anak langsung melakukan sesuatu tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan anak. Hal ini harus dihindari oleh semua orang tua, karena bisa membuat anak malah kesulitan menemukan minat dan bakat yang dimilikinya. Untuk itu, anak harus diberikan keleluasaan untuk bisa memilih dan melakukan sendiri hal-hal yang diinginkannya.
Masa depan anak tentunya ditentukan dari jati diri dan potensi anak. Oleh karena itu, masa depan anak dibiarkan berlangsung untuk dipilih sendiri oleh anak dengan penuh pengawasan orang tuanya. Jika menyimpang dan berlebihan, orang tua bisa memberikan arahan untuk dibatasi, tapi bukan untuk dilarang. Lagi-lagi kalau anak dipaksa bisa membuat si anak menjadi kaku dan hidupnya egak pernah bahagia. Orang tua terkadang selalu berusaha memenuhi permintaan anaknya. Setiap anak mau minta apa pasti orang tua kabulkan. Padahal itu bisa berpotensi mempengaruhi anak menjadi manja. Kebiasaan seperti ini, bisa membuat anak kurang kreatif dan kurang paham dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapinya kedepan.
Bagaimana kalau perilaku anak menyimpang? Seiring bertambahnya usia anak, semakin pula ia mengerti bahwa setiap perilaku yang dilakukan memiliki konsekuensi tersendiri. Sebelumnya, orang tua harus menentukan hukuman apa yang bisa anak dapatkan ketika ia tidak mau mendengarkan apa yang seharusnya dilakukan. Pastikan juga untuk tidak membawa anak kita ke ruangan yang terdapat mainan atau televisi ketika ingin mendisiplinkannya. Diskusikan apa yang tidak boleh dilakukan, dan setelah ia tidak melakukannya lagi, beri anak reward walaupun diberikan dalam suatu ucapan dari orang tuanya dengan kata pujian. Menghukum anak, bukan serta merta hanya menghukum saja, tetapi juga yang harus dilakukan oleh para orang tua adalah mengakui perilaku anak yang baik. Sehingga anak bisa menyempurnakan serta membandingkan mana yang benar-benar harus dilakukan atau pun mana yang tidak boleh dilakukan oleh anak.
Pada umumnya pola asuh orang tua pada anak yang memberi kebebasan pada anak untuk berkreasi dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai dengan kemampuan anak dengan sensor batasan dan pengawasan yang baik dari orang tua. Pola asuh ini adalah pola asuh yang cocok dan baik untuk diterapkan para orang tua kepada anak-anaknya. Anak yang diasuh dengan teknik asuhan ini, akan berdampak pada anak yang hidupnya selalu ceria, menyenangkan, kreatif, cerdas, percaya diri, terbuka pada orang tua, menghargai dan menghormati orang tua, tidak mudah stres dan depresi, berprestasi baik, disukai lingkungan dan masyarakat. Dengan demikian orang tua bisa mencurahkan kasih sayang kepada buah hatinya dengan cara memberikan perhatian khusus kepada anak, mau mengayomi serta selalu ada waktu untuk anaknya, memberikan kebebebasan yang bertanggungjawab, tepat janji, mau diajak bertukar fikiran, dan selalu memberikan kasih sayang secara tulus terhadap anaknya.
Dapat disimpulkan bahwa dampak dari salah pola asuh yang salah pada anak bisa menyebabkan anak menjadi kurang kreatif, anak mengalami keterlambatan dalam berpikir dewasa, takut-takut dalam mengambil keputusan, mudah putus asa, mengalami defresi yang berlebihan, emosi yang tidak stabil, cendrung minder ketika bergaul dengan teman-temannya, berpenampilan buruk serta yang paling parah adalah anak bisa menjadi sakit-sakitan secara fisik karena kurangnya kontrol dari orang tuanya.(***).

Comment

BERITA TERBARU