DAK Rp18,3 Miliar Guna Peningkatan Jalan

  • Whatsapp

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) baik reguler maupun afirmasi sebesar Rp18,3 miliar guna melakukan peningkatan jalan. Secara keseluruhan Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang dan Hubungan (PUPRHub) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendapatkan DAK reguler sebesar Rp15,6 miliar bersumber dari APBN kementerian Teknis, Bappenas dan BPIW.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan, Mangapul Sormin melalui Kabid Bina Marga, Juniwar Selasa (12/3/2019).

Ia mengatakan, dari keseluruhan dana sebesar Rp15,6 miliar yang dialokasikan, Rp14,9 miliar dipergunakan untuk melanjutkan peningkatan jalan Tanget- Desa Batu Betumpang tahun 2018 lalu sepanjang 5,7 kilometer.

Selain itu, anggaran tersebut juga diperuntukan untuk peningkatan jalan Desa Palas- Desa Batu Betumpang sepanjang 300 meter senilai Rp700 juta.

Sedangkan untuk DAK Afirmasi yang bersumber dari Kemendes PDTT senilai Rp. 2,7 miliar digunakan untuk membangun jalan non status sepanjang 2,6 kilometer.

“DAK afirmasi ini untuk membangun jalan non status dan rencananya diperuntukan pembangunan jalan Desa Tanget- Desa Bikang,” katanya.

Sejak tahun 2016 lalu, pihaknya telah melakukan peningkatan jalan Desa Tanget-Batu Betumpang menjadi hotmix sepanjang 11,2 Kilometer dengan menggunakan DAK reguler. “Peningkatan jalan di Kabupaten Basel akan berlangsung sepanjang tahun 2019 untuk menunjang pembangunan jalan karena sesuai dengan visi misi Bupati Basel, Justiar Noer,” ujarnya.

Sebelumnya, jalan poros penghubung Kecamatan Simpang Rimba dan Kecamatan Payung dari Payung sampai Sebagin dan Simpang Rimba Desa Bangka Kota sudah dalam keadaan rusak berat dengan total panjang jalan kurang lebih 45 km.

Badan Anggaran DPRD Bangka Selatan mengharapkan Pemerintan Kabupaten Bangka Selatan secepatnya eksekusi rehabilitasi jalan poros tersebut di awal tahun 2019 sebelum bertambah parah. Rehabilitas jalan tersebut dialokasikan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp 10.5 miliar.

Demikian dikatakan Anggota Banggar DPRD Basel Samsir beberapa waktu lalu. Menurutnya, dengan dana hanya Rp 10.5 miliar tersebut ini hanya rehabilitasi spot – spot jalan yang rusak saja.

“Kami akan memprioritaskan pembangunan jalan secara total tahun 2020. Infrastruktur jalan merupakan urusan wajib untuk peningkatan pelayanan publik dalam hal proses distribusi barang ke masyarakat di daerah pelosok. Dan tentu, rehabilitasi ruas jalan tersebut yaitu untuk ruas jalan Payung Simpang Rimba sebesar Rp 5 miliar, Simpang Rimba Bangka Kota Rp 2.5 miliar plus dana bantuan provinsi Rp 3 miliar, jalan Simpang Rimba Sebagin Rp 2,5 miliar,” urainya. (raw/3)

Related posts