Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu

No comment 136 views


Di Belitung, Melebihi HET
Diduga Monopoli Pengusaha

PANGKALPINANG – Upaya pemerintah daerah untuk mematok harga daging sapi Rp120.000/kg sepertinya tak berhasil. Terbukti di Kabupaten Belitung harga daging sapi tembus hingga mencapai Rp150.000 perkilogram.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung (Disperindag Babel), Yuliswan menegaskan, pihaknya sudah turun ke Belitung akhir pekan lalu, bersama dengan Tim Satgas Pangan dan melakukan pemantauan serta pengawasan di sejumlah pasar dan toko.
Ia mengakui, untuk harga daging yang tinggi di Belitung ini disebabkan karena tingginya harga tebus satu ekor sapi, sehingga pedagang pun menjual dengan harga yang lebih tinggi.
“Saya sudah turun langsung, kawan-kawan pengecer sudah sepakat harga Rp120 ribu kalau nasional seharusnya Rp105 ribu, kesepakatan ini rupanya tidak di Belitung, biasanya jual Rp130 ribu. Tapi mereka belinya mahal Rp17 juta untuk 1 sapi dengan bobot 1 kwintal, makanya kita minta bantuan dengan Polda, pemasok sapi dari Madura. Saya sudah menghubungi Dirjen Perdagangan bagaimana kalau diadakan daging beku, dia siapkan, kita tunggu saja, mudah-mudahan ini bisa membantu,” jelas Yuliswan.
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Pangan Babel, Pairus mengatakan pihaknya bersama Tim Satgas Pangan melakukan kegiatan mantau sekaligus test rapit test pemutih beras di distributor beras jalan Gajah Mada Tanjung Pandan Belitung.
Ketika ditanya perihal tingginya harga sapi ini, ia mengatakan berdasarkan informasi sementara, bahwa harga 1 ekor sapi Rp17 juta menjadi sebab pdagang memasang harga mahal.
“Dan datangnya sapi kadang tak tentu tergantung pasokan luar. Sehingga dari tahun ke tahun harga seperti itu,” ujarnya.
Pairus menilai, penyebabnya bisa saja karena rantai tataniaga, dan diduga monopoli pengusaha. Selain itu di Belitung tidak ada pembibitan sapi yang setara Madura atau Palembang.
“Sehingga tiap tahun akan seperti inilah terus menerus. Campur tangan pemerintah harus segera ada, sehingga harga tak tinggi dan tak bebani masyatakat,” pungkasnya. (nov/6)

No Response

Leave a reply "Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu"