Curi Mesin Molen untuk Nafkahi Istri, Warga Air Itam Ini Diciduk Buser

  • Whatsapp
Zulkan Kahfi (menunduk) dan barang bukti mesin molen saat diamankan Tim Buser Polres Pangkalpinang, Selasa malam (4/2/2020). (foto: istimewa)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG– Zulkan Kahfi (36), warga Air Itam, Kecamatan Bukit Intan harus berurusan dengan polisi lantaran diduga melakukan pencurian mesin pengaduk semen atau molen milik Suherdinal. Pria pengangguran ini diamankan Tim Buser Polres Pangkalpinang, Selasa malam (4/2/2020).

Ketika hendak ditangkap, Zulkan Kahfi diduga sengaja mematikan lampu di ruangan tamu rumahnya untuk mengelabui petugas. Namun, usaha tersebut tidak berhasil lantaran tim yang dipimpin Aiptu Mardi Bule sudah mengepung bagian depan dan belakang rumah kediaman pelaku. Pelaku akhirnya berhasil diciduk tanpa perlawanan.

Muat Lebih

Kepada rakyatpos.com, Zulkan Kahfi melakukan pencurian lantaran terdesak uang untuk memberi nafkah kepada istrinya.  Dia berdalih mesin molen yang ia curi sudah tidak dipakai lagi oleh pemiliknya.

“Sudah lama tidak beri uang sama istri, pikiran bingung dan kacau, jadi saya curi mesin molen, yang saya pikir molen tersebut sudah tidak digunakan lagi atau rusak,” ungkap Zulkan.

Diakui Zulkan, dirinya membawa mesin tersebut dengan menggunakan Suzuki APV pickup warna hitam nopol BN 8608 PA dan dijual kepada pengepul barang bekas.

“Langsung dijual kepada Wahyu seorang pengumpul barang bekas sebesar Rp700 ribu dan langsung (uangnya-red) saya bawa pulang ke rumah,” kata Zulkan.

Terpisah, Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (6/2/2020) membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian mesin molen.

“Sudah ditangkap dan sudah diamankan berikut barang bukti berupa alat pengaduk semen dan mobil pic up Suzuki APV, akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta rupiah,” terang Sihotang.(ist)

Pos terkait