by

Curat, Curas dan Curanmor Berhasil Diungkap

TOBOALI – Jajaran Polres Bangka Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan serta pencurian kendaraan bermotor selama Operasi Ketupat 2018 pada 7 – 24 Juni lalu. Kapolres Bangka Selatan melalui AKBP Aris Sulistyono melalui Kepala Bagian Operasi, Kompol Erlichson Pasaribu mengungkapkan pada gangguan kamtibmas 2 kasus curat, 1 curas serta 1 curanmor berhasil diungkap. Sementara 1 curat dan 1 curanmor masih terus dilakukan penyelidikan.
Selain itu, ada 3 laporan penganiayaan yang juga berhasil diungkap petugas. Selain laporan ada juga kejadian kebakaran sebanyak 2 kasus. Sedangkan kejadian kecelakaan lalu lintas terdapat 2 korban meninggal dunia, 2 korban luka berat serta 1 korban luka ringan. Akibat lakalantas tersebut terdapat kerugian materil mencapai Rp 30 juta. “Kami sampaikan hasil Operasi Ketupat 2018 7 – 24 Juni lalu, kasus curat, curat serta curanmo berhasil kita ungkap” jelas Erlichson Minggu (1/7/2018).
Pada Operasi Ketupat tersebut, Satuan Lalu Lintas juga secara rutin melakukan penindakan dengan tilang sebanyak 68 blangko serta teguran sebanyak 2 kasus. “Pada Operasi Ketupat Satlantas juga melaksanakan tilang dan teguran,” imbuhnya. Sebelumnya, sebanyak 7 personil Tim Buru Sergap (Buser) Polres Basel Senin (25/6/2018) menerima penghargaan dari Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono. Reward ini diberikan pada upacara yang langsung dipimpin Kapolres Basel. Aris mengungkapkan Tim Buser yang menerima reward telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam waktu yang cukup cepat.
“Penghargaan atau reward ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap tujuh anggota yang telah mengungkap kasus curat dan curanmor dalam hitungan hari pasca kejadian. Semoga penghargaan ini memberikan energi positif kepada seluruh anggota dan jajaranya. Pemberian prestasi sekecil apapun harus kita hargai, kita apresiasi karena sebuah prestasi tentunya memberikan motivasi dan dukungan secara moril,”kata Aris Sulistyono. (raw)

Comment

BERITA TERBARU