Curat 3 TKP, Residivis dan Mahasiswa Diringkus Polisi

  • Whatsapp

Barang Curian di Jual di Medsos
Polisi Buru Penadah

PANGKALPINANG – Dua pelaku pencurian disertai pemberatan (Curat) Ariansyah alias Rian (24) warga Selindung Baru (residivis), dan salah seorang oknum mahasiswa perguruan tinggi di Bangka bernama Yusuf Darmana alias Kojok (19) warga Kace, Diaamankan Tim Satgas 3 C (Curat, Curas dan Curanmor) Polres Pangkalpinang, Senin (17/4) kemarin.

Dalam aksinya Rian residivis 4 kali keluar masuk penjara, kali kelima beraksi dan diamankan polisi. Bahkan jeruji besi 2010, 2011, 2012 sama 2015, tak membuat dirinya kapok hingga aksinya kembali diamankan aparat kepolisian.

” Yang tahun 2015 ini kena 2 tahun, baru keluar tahun kemarin. Kalau sebelumnya beberapa bulan dipenjara, kasusnya sama, maling semua,” kata Rian kepada wartawan.

Dari 5 kali aksi pencurian yang dilakukan di kawasan Kampung Keramat dan Kampung Asem, hanya 2 kali dia berhasil menggasak rumah korbannya. Sebuah laptop dan beberapa unit HP berhasil dibawa kabur pelaku. “Kalau mau maling, nggak pakai incar. Jalan saja, ketemu rumah mana, langsung saja bobol jendela rumah pakai obeng,” kata dia.

Rian juga berkelit bahwa aksi tersebut dilakukannya hanya terdesak tuntutan ekonomi. Sesekali dia hanya menjadi supir angkot yang penghasilannya dianggap tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal, hasil penjualan dari barang curiannya juga sebagian digunakan untuk minum minuman keras atau pun ngelem (menghirup aibon).

“Karena dak de duit, makanya maling,” kilah dia.

Beda dengan Kojok, di sini dia berperan sebagai tukang antar jemput. Awalnya memang dia tidak tahu bahwa Rian meminta diantarkan untuk mencuri. Namun, setelah tahu dan mendapatkan jatah dari hasil curian, Kojok pun tidak mempermasalahkan. Bahkan, dia pun membantu menjual barang curian tersebut di forum jual beli yang beredar di sosial media facebook.

“Sama lah, butuh duit. Awalnya diajak tidak tahu, tapi akhirnya tahu. Ku bantu jual barang di forum jual beli (facebook, red). Ada yang laku ada yang tidak,” ujar dia.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Saleh seizin Kapolres, AKBP Heru BP menegaskan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengembangan dari pengungkapan kasus ini. Sejauh ini, berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku terlibat dalam kasus pencurian di 3 TKP jika dicocokkan dengan LP yang masuk ke Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.

“Kita lakukan penyelidikan dan dapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku ini. Awalnya kita amankan Rian dulu di kawasan Ampui pada dini hari. Lalu kita tangkap rekannya, Kojok di kediamannya. Kita masih kembangkan lagi apa masih ada TKP lain yang melibatkan para pelaku ini,” ujar Saleh kepada wartawan.

Dari tangan para pelaku, Polisi mengamankan barang bukti berupa HP Xiaomi yang berasal dari TKP Kampung Keramat, baju hitam hasil penjualan HP Samsung dari TKP Rangkui, dan Laptop dari TKP Kampung Asam.

“Kita masih akan terus melakukan pengembangan kasus. Keduanya saat ini ditahan untuk kepentingan pemeriksaan,” tegas Saleh. (das/7)

Related posts