Cual Babel akan Mendunia

  • Whatsapp
Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra memegang kain cual Bangka Belitung dalam acara Sonia Pulang Kampung di Graha Timah, Senin (19/3/2018). Gubernur menginginkan cual jadi busana Sonia dalam ajang Miss Universe. (Foto: Ist/Nurul Kurniasih)

Gubernur Ingin Sonia Kenakan di Miss Universe

Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menginginkan agar batik cual dijadikan sebagai pakaian Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra dalam ajang Miss Universe. Dengan begitu cual yang menjadi kain khas Provinsi Bangka Belitung akan mendunia.
“Saya ingin cual menjadi pakaian resmi Sonia saat tampil di Miss Universe, nanti akan dirancang, dan desainer Yayasan Puteri Indonesia akan konsultasi dengan Dekranasda Babel bagaimana sebetulnya rancangan cual dan bagaimana yang diinginkan agar kekayaan benda ini bisa dikenakan dan dipromosikan,” kata gubernur kepada wartawan usai acara bertajuk Sonia Pulang Kampung di Graha Timah, Senin (19/3/2018).
Dalam sambutannya, Erzaldi juga menegaskan dirinya sebagai orang Bangka Belitung bisa mendapatkan sebuah inspirasi dari cual. Dan ia berharap Sonia pun bisa memperkenalkan budaya, pariwisata dan kekayaan yang dimiliki Babel ke tingkat nasional serta internasional.
“Seluruh Babel terekam jelas untuk Sonia kenalkan ke dunia, keindahan Babel dan termasuk pariwisata serta kekayaan lainnya,” imbuh dia.
Terpilihnya Sonia sebagai Puteri Indonesia 2018, menurut Erzaldi merupakan suatu hal yang membanggakan bagi Provinsi Bangka Belitung setelah 14 tahun silam mahkota itu juga dibawa oleh Artika Sari Devi ke Bangka.
“Di pundak Sonia tidak hanya sebagai Puteri Indonesia, dari kampung untuk dunia. Sonia nanti mewakil Indonesia untuk berjuang meraih Miss Universe, tidak hanya mewakili Babel tapi juga Indonesia,” tekannya.
Kepulangan Sonia ke Babel kemarin selain bersilaturahmi, diharapkan gubernur menjadi motivasi bahwa Babel ternyata bisa sejajar dengan provinsi lainnya.
Erzaldi yang mengaku minder tatkala berdiri di samping Sonia menyebutkan, bahwa Provinsi Babel ternyata tak hanya memiliki masalah stunting tetapi juga generasi yang tinggi dan berwawasan.
Senada dengan Erzaldi, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menegaskan, suatu keberuntungan bagi Provinsi Babel atas terpilihnya Sonia Fergina yang mewakili Provinsi Babel dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia menjadi Puteri Indonesia tahun 2018.
“Keberadaan Sonia menjadi Puteri Indonesia 2018 menjadi pemacu dan pemantik perkembangan sektor pariwisata. Ini menandai sumber daya manusia Babel tak kalah dan sejajar dengan provinsi lain,” ungkapnya dalam konferensi pers di Gale-gale Resto Jalan Raya Koba-Bukit Kejora, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten bangka Tengah, sebelumnya.
Pemprov Bangka Belitung, kata dia, berbangga hati atas terpilihnya Sonia. Dia berharap melalui Sonia, bisa lebih memperkenalkan Provinsi Babel kepada masyarakat Indonesia dan internasional.
“Sukses sebagai Puteri Indonesia ini akan menyusul sukses lainnya, dan ini kali kedua Provinsi Babel menjadi Puteri Indonesia, kami sangat berterimakasih kepada Sonia dan pihak yayasan,” demikian wagub.
Sementara Ketua TP PKK Babel yang juga Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi berpesan, agar Sonia mempromosikan warisan budaya Babel berupa cual.
“Cual adalah warisan budaya, yang harus diingat dan dipromosikan, menjadi kebanggan kita, membawa Babel menjadi lebih bangga, dan Sonia harus membawa Indonesia bangga, dan Babel mendunia,” pesannya.
Dalam gilirannnya, Sonia mengaku dengan terpilihnya sebagai Puteri Indonesia, ia berjanji akan mendukung program pemerintah, dan siap mempromosikan pariwisata Babel di tingkat nasional hingga internasional.
“Sebagai asal Babel saya akan mempromosikan daerah saya, tetapi sebagai Puteri Indonesia saya juga akan mempromosikan kekayaan yang dimiliki Indonesia, karena Indonesia itu kaya dan saya akan membagi untuk sama-sama memperkenalkan Babel dan Indonesia,” tegasnya.
Salah satu yang akan dipromosikan Sonia, adalah toleransi antar agama dan ras di Provinsi Babel begitu tinggi. Dan inilah yang nantinya akan ditanamkan oleh Sonia.
Dara kelahiran 27 April 1992 ini menyebutkan, merasa terharu dan bangga ketika Miss Universe mengenakan mahkota di kepalanya pada 9 Maret 2018 lalu. Dan mulai saat ini Sonia terus belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi.
Disinggung persiapannya menuju Miss Universe, pecinta olahraga Taekwondo ini menyebutkan bahwa kebugaran fisik dan mental serta pembekalan dan wawasannya akan terus dilakukan hingga dirinya betul-betul siap mengikuti ajang ini.
“Miss Universe ajang prestise dan persiapannya akan sangat ketat, supaya dapat membanggakan Indonesia dan Babel,” terangnya dalam konferensi pers.
Putri Indonesia ini pun berharap, dengan terpilihnya dia sebagai Puteri menjadi motivasi bagi generasi penerus di Babel untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang nyata.
Dilain pihak, Rumah Cual Ishadi ternyata telah merancang motif busana untuk Sonia dalam ajang Miss Universe tahun depan. Motif yang masih mengangkat ciri khas Indonesia dan Babel itu, yakni Garuda.
“Kalau persiapan kita tentunya sudah siap, tinggal nanti berkoordinasi dengan pihak Yayasan Puteri Indonesia,” aku Ishadi, disela pameran di Graha Timah.
Ketika mengikuti ajang Puteri Indonesia, Sonia juga mengenakan pakaian motif cual yakni sumpung Garuda, Cempaka dan Kembang Gajah.
“Untuk Miss Universe nanti bisa mengenakan motif Garuda, karena lambang negara mudah-mudahan bisa mencuri para juri di sana sehingga bisa menang,” harapnya. (nov/1)

Related posts