Cemburu, Penikam Siti Ternyata Masih Suami Sendiri

  • Whatsapp

Setahun Tak Harmonis
Bujang Ilek Pernah Tersandung Kasus

PANGKALPINANG – Pelaku penikaman Siti Umroh (20) dengan kejadian pada tanggal 1 Januari 2017 kemarin, telah diamankan anggota Unit Buser Sat Reskrim Polres Pangkalpinang. Pelaku Iwan alias Bujang Ilek (32), yang tak lain suami korban yang diamankan ditempat kediamannya orang tuanya Gabek 1, Selasa (10/1) lalu tanpa perlawanan sama sekali.

“Setelah pihak korban membuat laporan terkait kasus penganiayaan, dengan modus penikaman yang dilakukan pelaku, kita pun melakukan penyelidikan. Pelaku ini sempat berada di wilayah Bangka Selatan dan bekerja di sana sebagai penambang TI. Setelah kita dapatkan informasi bahwa dia ada di kediaman orang tuanya, kita segera amankan,” terang Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Saleh, kemarin.

Bujang Ilek yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini masih menjalani pemeriksaan anggota Penyidik Sat Reskrim Polres Pangkalpinang. Dirinya kemungkinan akan ditahan di sel Mapolres Pangkalpinang. Ternyata, bukan sekali ini dia berurusan dengan penegak hukum. Tersangka pernah dipenjara lantaran kasus pencurian di tahun 2009. Dimana dia ditangkap tahun 2014 dan mendapat pembebasan bersyarat.

“Kita masih dalami pemeriksaan terkait motif pelaku melakukan penikaman terhadap korban. Kita juga masih telusuri apakah ada tindakan kejahatan lain yang dilakukan oleh pelaku ini,” kata Kasat Reskrim.

Bujang Ilek pun mengakui menyesali perbuatannya. Dia menikam istrinya tersebut lantaran terbakar cemburu melihat sang istri duduk berduaan di Pantai Pasir Padi bersama lelaki lain. Namun, diakuinya bahwa hubungan suami istri yang mereka jalin kurang lebih setahun belakangan ini sudah tidak harmonis yang bahkan berencana akan berpisah.

“Saya cemburu dia duduk sama pria lain. Saya tidak tahu kalau dia datang dari kampungnya. Malahan saya lihat dia sedang duduk sama pria lain,” kata Bujang Ilek dengan nada tampak menyesal.

Saat kejadian, Bujang Ilek pun mengakui sudah dipengaruhi minuman keras. Bahkan dirinya sempat berkelahi dengan beberapa orang di tempat kejadian. Kalah jumlah, Bujang Ilek pun mengambil pisau dan menggunakannya untuk menusuk korban. “Karena dikeroyok itu, saya ambil pisau, saya tusuk (korban, red). Pisaunya saya buang di sana,” kata tersangka.

Tersangka juga masih sempat mengirimkan SMS kepada pihak keluarga korban untuk meminta maaf. Namun, sayangnya upaya tersebut tidak mendapat respon. Bujang Ilek sendiri pun akhirnya tertangkap polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut. (das/7)

Related posts