Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Erzaldi Perintahkan OPD Tunda Keluar Daerah

  • Whatsapp
Gubernur Babel Erzaldi Rosman.(foto: ikp).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Langkah nyata untuk mencegah penyebaran Virus Corono atau Covid-19, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memerintahkan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, dan dalam waktu dekat adalah Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) untuk menunda kegiatan keluar daerah, dalam hal ini Kegiatan Diklat Revolusi Mental di Astha Hannas, Subang, Jawa Barat.

Banyaknya aktivitas yang dihentikan di beberapa provinsi di Indonesia yang disebabkan kekhawatiran penyebaran Covid-19. Itulah dasarnya membuat Gubernur Erzaldi Rosman lebih hati-hati dalam penugasan perangkat daerah keluar dari Bangka Belitung.

Read More

Tidak terkecuali atas Peserta Diklat Revolusi Mental yang terdiri dari Perangkat Desa (Kepala Desa/Sekretaris Desa) dan BPMPD se- Babel sebanyak 62 orang.

Diklat ini, semula akan dilaksanakan pada 16 – 21 Maret 2020 di Lembaga Diklat Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia Yayasan Astha Hannas, berdasarkan Surat Pemanggilan Peserta Diklat Nomor : 800/0932/DPMD tanggal 9 Maret 2020.

Surat pemanggilan peserta ini, telah dikirimkan minggu lalu. Tetapi secara lisan pada tanggal 14 Maret 2020 diminta untuk dibatalkan keberangkatan seluruh peserta oleh Gubernur Erzaldi Rosman, sebab dianggap cukup berpotensi untuk terjangkit Virus Corona dalam perjalanan dan aktivitas selama diklat berlangsung.

Gubernur Erzaldi juga terpaksa harus membatalkan kehadirannya dalam pembukaan diklat. Padahal, dalam kegiatan ini, Gubernur Erzaldi dijadwalkan akan menerima Penghargaan Kehormatan Bintang Astha Hannas (Revolusi Mental) dari Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia (PKBI) Astha Hannas.

“Kami rencananya berangkat besok, 16 Maret 2020 ke Subang untuk kegiatan Revolusi Mental di Astha Hannas Subang, peserta dari perangkat desa juga sudah siap berangkat, bahkan biaya kontribusi dan tiket sudah dibayarkan,” ungkap Amransyah, Kepala Bidang BPMPD Babel.

Atas perintah langsung dari Gubernur Erzaldi Rosman ini, pihaknya segera berkoordinasi dengan Astha Hannas untuk menjadwal ulang penyelenggaraan diklat. “Kami juga sedang berusaha menghubungi pihak maskapai penerbangan agar dapat dibantu solusi reschedule,” ujarnya. (Nonadp/Listya)

JustForex

Related posts