Cegah Pengerit di SPBU, Mulai Desember Pembelian Solar Subsidi Dibatasi

  • Whatsapp
Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman 

PANGKALPINANG– Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) akan melaunching kartu kendali  sebagai upaya pembatasan pembelian solar bersubsidi. Launching akan dilaksanakan pada 27 November 2019 mendatang di kota Pangkalpinang. Sementara untuk BBM jenis premium akan diterapkan pada Januari 2020 mendatang.

“Tadi sudah saya sampaikan kepada bupati dan wali kota dalam rapat bersama terkait kartu kendali. BBM subsidi ini untuk masyarakat, kuotanya BBM dikurangi, tahapannya InsyaaAllah tanggal 27 sudah mulai input kartu, kartu inilah yang bisa membayar membeli BBM kerja sama dengan BRI,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman kepada  wartawan, Selasa (19/11/2019).

Erzaldi menegaskan, selama ini BBM subsidi jenis solar dan premium sering disalahgunakan masyarakat untuk diperjualbelikan kembali. Selain itu, para pengerit BBM bersubsidi di SPBU di Babel membuat antre yang panjang.

“Pengaturannya, nanti kendaraan dengan ban enam misalnya mendapatkan jatah 60 liter, kendaraan roda empat, 40 liter dan kendaraan pribadi 20 liter. Ini akan terus berlanjut ke bensin mulai Januari, kalau solar kita mulai Desember ini,” katanya.

Masalah BBM subsidi ini, tambah Erzaldi menjadi isu luar biasa dan lucunya BBM subsidi digunakan untuk industri, yang juga menyumbangkan inflasi tinggi karena BBM penyebab biaya operasional tinggi masyarakat.

“Penyebab inflasi tinggi, satu sisi memang menguntungkan oknum masyarakat dan oknum SPBU, tapi disisi lain masyarakat tidak bisa mendapatkan haknya,” tandasnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini mencontohkan, misalnya ada pengerit memiliki sembilan mobil, tetapi usahanya membeli BBM subsidi kemudian dijual kembali kepada industri. “Disisi lain memeras masyarakat kita, karena tinggi biaya solar maupun bensin yang beredar di masyarakat,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts