Catat! Ini Data Lengkap Tarif Baru Tiket Pesawat di Babel

  • Whatsapp
Rute pesawat dalam aplikasi radar. (Foto: sc/red)

PANGKALPINANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Keputusan Kementerian Perhubungan No.106 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri tertanggal 15 Mei 2019.

Dalam aturan untuk menurunkan harga tiket pesawat yang melonjak tinggi sejak awal 2019 ini, Kemenhub menetapkan tarif batas atas turun 12-16% dari tarif sebelumnya. Dan diwajibkan, mulai hari ini, Sabtu (18/5/2019) aturan tarif batas atas baru pesawat telah diberlakukan maskapai. Artinya, harga tiket pesawat yang selama ini dikeluhkan mahal, harus turun dan maskapai akan mendapatkan sanksi jika tak mengikuti tarif tersebut.

Untuk penerbangan dari dan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki dua bandar udara yakni Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka dan Bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjungpandan Belitung, Kemenhub menetapkan Tarif Batas Atas (TBA) yang baru pesawat jet di kisaran terendah Rp445.000 untuk rute Pangkalpinang-Tanjungpandan dengan Tarif Batas Bawah (TBB) sebesar Rp156.000 dan TBA tertinggi Rp1.479.000 pada rute penerbangan Pangkalpinang-Surabaya yang TBB-nya Rp518.000.

Berikut data lengkap TBA dan TBB dalam Keputusan No.106 tahun 2019 yang ditandatangani Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi untuk pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan pesawat jet.

Untuk rute penerbangan Bandung-Pangkalpinang, ditetapkan TBA sebesar Rp1.164.000 dengan TBB Rp407.000. Bandung-Tanjungpandan TBA Rp1.215.000 dengan TBB Rp425.000; Batam-Pangkalpinang TBA Rp902.000 dengan TBB Rp316.000; Batam-Tanjungpandan TBA Rp1.152.000 dengan TBB Rp403.000; Bengkulu-Pangkalpinang TBA Rp926.000 dengan TBB Rp324.000; Jakarta-Pangkalpinang TBA Rp983.000 dengan TBB Rp344.000; Jakarta-Tanjungpandan TBA Rp810.000 dengan TBB Rp284.000; Jakarta Halim-Pangkalpinang TBA Rp930.000 dengan TBB Rp326.000; Jakarta Halim-Tanjungpandan TBA Rp808.000 dengan TBB Rp283.000; Jambi-Pangkalpinang TBA Rp611.000 dengan TBB Rp214.000; Jambi-Tanjungpandan TBA Rp924.000 dengan TBB Rp323.000; Kertajati-Pangkalpinang TBA Rp1.061.000 dengan TBB Rp371.000; Padang-Tanjungpandan TBA Rp1.339.000 dengan TBB Rp469.000.

Kemudian untuk rute penerbangan Palembang-Pangkalpinang TBA yang ditetapkan sebesar Rp467.000 dengan TBB Rp163.000; Palembang-Tanjungpandan TBA Rp764.000 dengan TBB Rp267.000; Pangkalpinang-Pekan Baru TBA Rp1.166.000 dan TBB Rp408.000; Pangkalpinang-Pontianak dengan TBA Rp924.000 dan TBB Rp323.000; Pangkalpinang-Surabaya dengan TBA Rp1.479.000 dan TBB Rp518.000; Pangkalpinang-Tanjungkarang Lampung dengan TBA Rp736.000 dan TBB Rp258.000; Pangkalpinang-Tanjungpandan dengan TBA Rp445.000 dan TBB Rp156.000; Pangkalpinang-Tanjungpinang TBA Rp685.000 dan TBB Rp240.000;

Untuk rute penerbangan yang masih dalam rintisan pun telah ditetapkan, seperti Pangkalpinang-Yogyakarta dengan TBA Rp1.376.000 dan TBB Rp482.000; Pangkalpinang-Yogyakarta (YIA) dengan TBA Rp1.346.000 dan TBB sebesar Rp471.000; Pekanbaru-Tanjungpandan TBA Rp1.377.000 dengan TBB Rp482.000; Pontianak-Tanjungpandan TBA Rp703.000 dan TBB Rp246.000; Surabaya-Tanjungpandan dengan TBA Rp1.330.000 dan TBB Rp466.000; Tanjungkarang-Tanjungpandan TBA Rp798.000 dengan TBB Rp279.000; Tanjungpandan-Yogyakarta dengan TBA Rp1.106.000 dan TBB Rp387.000; dan terakhir rute Tanjungpandan-Yogyakarta (YIA) dengan TBA Rp1.217.000 dan TBB Rp426.000.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menegaskan penurunan TBA sebanyak 12-16% itu, sudah memperhatikan faktor-faktor keselamatan dan keamanan. Termasuk faktor On Time Performance (OTP) yang diterapkan maskapai sehingga berkontribusi terhadap efisiensi pengoperasian pesawat baik itu bahan bakar maupun jam operasi pesawat udara. (red/1)

Related posts