by

Capaian 100 Hari Kerja Molen-Sopian Luar Biasa

-Moment-406 views

PANGKALPINANG – Pencapaian 100 hari kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang 2018-2023, Maulan Aklil (Molen) dan Muhammad Sopian menunjukkan hasil yang maksimal. Program yang ada dalam visi dan misi Molen-Sopian, berhasil diaplikasikan. Lima bidang tersebut yakni pemerintahan, pembangunan, sosial masyarakat, keamanan, ketertiban umum dan program pendukung lainnya.

Untuk bidang pemerintahan, Molen-Sopian telah menaikkan gaji pengurus RT/RW se-Kota Pangkalpinang. Selain menaikkan insentif honorer dengan range kenaikan tertinggi sebesar 20 persen dari gaji awal. Selain kenaikan gaji, pegawai honorer mendapatkan tambahan penghasilan sebanyak dua kali setahun masing-masing sebesar Rp1.200.000. Satuan Tugas Kelurahan Bersih (Satgas Kasih) di tiap kelurahan yang bertugas dalam penanganan permasalahan lingkungan dan kebersihan kota serta patroli jam belajar malam di setiap kelurahan.

Sedangkan bidang pembangunan telah dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi Kolong Jelana/Bilun yang bertujuan untuk RTH, pengendali banjir, sumber air baku dan destinasi wisata baru. Juga melakukan normalisasi daerah aliran sungai yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR. Termasuk pemasangan lampu penerangan jalan umum di Kecamatan Taman Sari, Komplek Perkantoran Wali Kota, Jalan Pasir Padi dan sepanjang Jembatan 12.

“Sampai dengan bulan Februari 2019, jumlah OPD yang sudah memiliki website mencapai 85 persen, serta tersedianya anggaran dalam APBD tahun 2019 untuk mempersiapkan pemakaman umum yang terintegrasi, mulai dari penyusunan kebijakan, rencana pembebasan lahan dan pembangunan sampai dengan pengelolaan areal pemakaman. Tak hanya itu, penyusunan master plan dan DED Taman Kecamatan, pembangunan sarana dan prasarana taman terbuka hijau, pemeliharaan taman dan RTH . Lalu pembangunan rumah baru layak huni di tahun 2018 sebanyak 476 unit serta peresmian gedung baru RSUD dan Puskesmas Taman Sari,” kata Molen, Senin (4/3/2019).

Molen melanjutkan di bidang sosial kemasyarakatan, ada empat prestasi yang telah dicapai dalam 100 hari kerjanya. Katanya, Pemberian bantuan premi asuransi kesejahteraan sosial bagi 300 orang warga tidak mampu yang bukan merupakan pekerja penerima upah/pekerja sektor informal dengan premi Rp. 16.800 per bulan/orang. Pemberian bantuan sosial berupa bantuan modal bagi usaha ekonomi produktif bagi warga lanjut usia (Lansia) sebanyak 10 orang di tahun 2018 dan di tahun 2019 jumlah anggaran untuk bantuan sosial tersebut sebesar Rp. 50.000.000 dengan target jumlah penerima sebanyak 50 orang

Ketiga, pemberian tali asih bagi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat sebanyak 49 orang dan Tenaga Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pangkalpinang sebanyak 36 orang dan menaikkan gaji/insentif ustadz/ustadzah, marbot masjid dan pengurus tempat ibadah lainnya melalui APBD Tahun 2019. “Honor Ustadz/ustadzah dari Rp. 400.000,- perbulan di TA 2018 menjadi Rp. 500.000,- per bulan di TA 2019. Honor muadib Rp. 200.000 dan honor marbot/pengurus tempat ibadah lainnya Rp. 150.000,- ,”jelasnya.

Sedangkan bidang keamanan dan ketertiban umum lima langkah telah dilakukan dan membuahkan hasil. Pertama penertiban dan penataan parkir di Pasar Pagi. Kedua Pasar Pagi Bersih sudah dijalankan dengan kondisi semakin rapi dan teratur. Ketiga, keseimbangan dan keterjagaan pasar sebagaimana dilakukan terhadap pedagang ayam dimana pedagang ayam tidak lagi berjualan di sempadan jalan dan dipindahkan ke Pasar Kemangi. Keempat, pasar tradisional akan ditingkatkan menjadi pasar higienis dan upaya perubahan status PKL menjadi UMKM skala mikro sehingga PKL yang dianggap ilegal akan memiliki perizinan dan fasilitas sama dengan UMKM, berupa bantuan tenda dan gerobak pedagang.

“Program pendukung terdiri dari 12 langkah kita. Diantaranya, penyelenggaraan Festival Kota Beribu Senyuman. Festival ini berisi muatan seni, budaya dan kemasyarakatan sekaligus memecahkan tiga rekor MURI yaitu Rekor Tari Sambut Terbanyak, Rekor Sajian Otak-otak terbanyak dan Rekor Foto Selfie Terbanyak, program Jumat Bahagia, perbaikan standar kesejahteraan dokter spesialis, pelaksanaan kegiatan pencanangan Bhakti Sosial IBI KKBPK Kesehatan Tingkat Nasional di Kelurahan Parit Lalang, terpilihnya kampung KB “Mentari” Kelurahan Ketapang sebagai juara I kampung KB tingkat Provinsi Bangka Belitung sekaligus menjadi kampung KB percontohan tingkat Provinsi Bangka Belitung, penyediaan beasiswa bagi siswa berbakat dan berprestasi,”katanya. (bum)

Comment

BERITA TERBARU