Bupati Tarik Lahan Matras Dipagari Tembok

  • Whatsapp
Pemkab Bangka memasang plang kepemilikan hak diatas lahan sepanjang pesisir Pantai Parai hingga Matras yang dipagari oleh oknum pribadi. (foto: Rizky)

Mulkan: Itu Aset Pemda

SUNGAILIAT – Hampir rata-rata lahan yang berada di sepanjang pinggiran pantai Parai hingga Matras Kabupaten Bangka, dipasangi pagar tembok oleh oknum warga yang mengaku sebagai pemilik lahan.
Bahkan beberapa lahan juga dipasangi portal seakan tanah tersebut milik pribadi.
Mengetahui hal tersebut, Bupati Bangka Mulkan langsung meminta jajarannya memasang plang Pemkab Bangka di atas tanah yang telah dipagari tembok.
Mulkan mengaku baru tahu lahan di sepanjang pantai Matras tersebut adalah milik aset Pemda Bangka.
“Selama ini kita tidak mengetahui bahwa lahan sekitar pantai matras itu milik Pemkab Bangka, ternyata saat pendataan lahan tersebut milik Pemkab Bangka yang mana selama ini kita fikir itu milik pribadi,” ungkapnya, Senin (16/9/2019).
Menurutnya kawasan pesisir Matras tidak boleh dimiliki oleh pribadi ataupun swasta dan hanya bisa dalam Hak Guna Bangunan (HGB). Bahkan pihaknya akan melakukan evaluasi lahan-lahan tersebut dalam pemanfaatannya.
“Nanti kita akan evaluasi lagi jika sekian tahun lahan-lahan itu tidak dimanfaatkan akan kita tarik kembali,” tambahnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bangka itu juga menyampaikan tidak segan-segan akan memberikan kepada masyarakat ataupun investor lain dalam mengelola lahan tersebut agar dapat menambah pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangka.
“Jika tidak memberikan nilai ekonomi lebih baik beri peluang kepada masyarakat atau pengusaha lainnya daripada kita kasih izin tapi tidak dimanfaatkan dan tidak ada kontribusi ke pemerintah daerah,” terang Mulkan.
Sejak resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka periode 2018 – 2023 Mulkan serta Syahbudin berkomitmen akan menata kembali aset daerah baik aset bergerak atau tidak bergerak.
Mulkan menginginkan seluruh aset pemerintah daerah terdata dan dipasangi plang kepemilikan Pemkab Bangka agar masyarakat tahu.
“Sejak kita dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangka, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana aset – aset Pemkab Bangka yang masih ada dikerjakan sama pihak ketiga,” ungkapnya. (mla/6)

Related posts