Bupati Senang Petani Lokal Budidayakan Cabai Besar

  • Whatsapp
Bupati memperlihatkan Cabai hasil Panen Kelompok Tani Lubuk Jaya Sejahtera, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.(foto: tamimi)

LUBUK BESAR – Pengembangan budidaya tanaman cabai besar di wilayah Bangka Tengah cukup pesat. Saat ini, giliran Kelompok Tani Lubuk Jaya Sejahtera Kecamatan Lubuk Besar sedang panen raya cabai besar.

Bupati Ibnu Saleh dan rombongan bersama-sama petani panen raya cabai besar tersebut, Kamis (09/01/2020) lalu.

Read More

Panen cabai besar itu, mendapat apresiasi dari Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh. Dirinya mengaku senang bila petani lokal Bangka Tengah ini membudidayakan cabai besar dan bisa panen raya.

“Alhamdulillah saya sangat senang dengan warga lokal, yang mana penduduk asli disini bisa nanam dan panen raya cabe merah. Meski belum maksimal, tetapi saya apresiasi usahanya yang luar biasa,” ujar Bupati Ibnu Saleh Saleh.

Meski produktivitas masih dibawah Acoi, petani cabai besar berprestasi Bangka Tengah, namun untuk modal budidaya selisih Rp5 juta dengan Acoi. Sedangkan dari keuntungan Poktan Lubuk Jaya Sejahtera berkisar Rp340 juta jika produksi mencapai 10 ton, kalau Acoi untung mencapai Rp700 juta sekali musim tanam.

“Dukungan dari Pemkab Bangka Tengah membantu benih dan pupuk yang bersumber dari APBN dan APBD,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Lubuk Jaya Sejahtera Saudiki menambahkan, lahan budidaya tanaman cabe besar seluas 1 hektar dengan populasi 10.000 batang cabe merah. Sedangkan target produksi mencapai 10 ton sekali musim tanam.

“Luas lahan budidaya tanaman cabai merah yang di panen 1 hektar dengan populasi 10.000 batang. Produksi sampai saat ini, mencapai 500 kilogram, sedangkan target produksi Rp10 ton sekali musim tanam. Harga tingkat petani saat ini mencapai Rp45 ribu/kilogram,” ungkapnya. (ran/3)

Related posts