Bupati Larang Game Ketangkasan

  • Whatsapp

SUNGAILIAT – Permainan ketangkasan tidak diperbolehkan beroperasi di Kecamatan Sungailiat dan Pemali. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Bangka, Asmawi Ali, Senin (17/6).

Larangan itu diperkuat dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati (perbup) agar kedua kecamatan tersebut bebas dari adanya akitifitas permainan ketangkasan.

“Keputusan itu dibuat berhubung adanya protes dari masyarakat saat beroperasinya game ketangkasan di salah satu gedung eks swalayan di daerah kuday. Makanya bupati minta wilayah sungailiat dan pemali harus bersih dari game ketangkasan ini,” ungkapnya.

Meskipun begitu, pemkab bangka masih mengizinkan permainan ketangkasan tersebut di kecamatan lainnya seperti halnya di kecamatan belinyu masih satu yang beroperasi.

“Di belinyu sekarang masih ada satu, soalnya yang satu lagi sudah dicabut dan mereka sendiri yang minta agar izinnya dicabut,” tambahnya.

Asmawi juga mengatakan pihaknya mengizinkan bagi pengusaha membuka permainan tersebut diluar kecamatan sungailiat dan pemali namun tetap berdasarkan aturan-aturan yang berlaku.

“Di kecamatan lain masih boleh selagai tidak berbenturan dengan aturan-aturan lainnya seperti aturan tata ruang, masyarakat dan lingkungan,” terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa peraturan tersebut akan terus berlaku hingga perbup itu dicabut atau terjadi perubahan.

“Kalau perbup ini dicabut, baru bisa di sungailiat dan pemali tapi sampai saat ini aturan itu masih berlaku dan tidak boleh ada izin permainan ketangkasan di sekitar sungailiat dan pemali,” ungkapnya.

Asmawi mengatakan pihaknya tidak bisa mengambil tindakan jika ada tempat yang melakukan pengoperasian game ketangkasan tanpa izin.

“Kami tidak bisa mengambil tindakan, itu tugasanya satpol pp dan kecamatan untuk mengontrolnya. Yang jelas jika tidak ada izin ataupun izinnya sudah habis itu sudah melanggar,” tutupnya. (mg419/6)

Related posts