by

Bupati Ikut Panen Raya Padi Pangkal Niur

-Moment-107 views

80 Hektar Padi Hasilkan Ratusan Ton Beras

RIAU SILIP – Masyarakat Desa Pangkal Niur ini cukup berbahagia atas hasil bumi berupa padi sawah di awal tahun 2017 ini. Seluas 80 hektar cetak sawah siap dipanen setelah melalui beberapa kendala baik berupa hama dan kondisi cuaca yang tak menentu.

Kepala Desa Pangkal Niur, Agustino kepada wartawan mengatakan dari 1 hektar cetak sawah, petani bisa menghasilkan 5,9 ton beras. Hasil ini menunjukan peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5,6 ton per hektar.

“Tahun ini alhamdulillah hasil panen meningkat. Kalau hasil tahun kemarin per hektar 5,6 ton. Kalau sekarang 5,9 ton per hektar. Jadi meningkat walaupun sempat terkendala wabah penyakit seperti diberitakan di media kemarin tapi masih bisa diselamatkan,” ujar Agustino.

Menurut Agustino, saat ini animo masyarakat Desa Pangkal Niur untuk bertanam padi pun sangat luar biasa. Hanya saja, lahan yang dimiliki desa tidak menampung kebutuhan masyarakat yang tediri dari 1.000 lebih Kepala Keluarga (KK).

“Saat ini ada 150 hektar lahan cetak sawah. Yang digarap 116 hektar. Yang siap panen 80 hektar. Animo warga luar biasa untuk bersawah tapi terkendala luas lahan. Disini ada 1.000 lebih KK luas sawah hanya 150 hektar tidak mencukupi. 50% juga tidak mencapai untuk masing -masing warga mendapatkan sawah. 2017 kami ajukan 50 hektar untuk cetak baru,” ujarnya.

Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi Saat dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Kabupaten Bangka saat ini sudah memiliki cukup banyak sawah. Seperti di di Desa Kota Kapur saat ini sudah ada 100 hektar sawah termasuk beberapa sawah di desa – desa lainnya.

Dalam hal ini, ia meminta kepada para penyuluh pertanian untuk terus datang ke para petani di sawah untuk memberikan penyuluhan. Menurutnya, saat ini masih terdapat kendala untuk petani padi sawah seperti keterlambatan pupuk, bibit yang agak menghambat pola tanam padi. Khusus Desa Pangkal Niur, Tarmizi akan memberikan reward atas keberhasilan petaninya bertanam padi.

“Bupati harus kasih contoh pertanian. Saya panen sawah dan berasnya sudah dimasak. Kita akan dukung sepenuhnya pertanian dengan terus memberi pendampingan. Baik dengan penyuluhan, pengadaan bibit dan perlatan seperti traktor,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini dalam sambutannya.

Sementara Danrem 045 Garuda Jaya, Kolonel (Inf) Tjatur Putra Gunadi Genah pada panen raya di Desa Pangkal Niur ini rela meninggalkan tugas lainnya untuk menghadiri Panen Raya padi Sawah MT. II 2016 – 2017 ini. Hal tersebut lantaran dirinya merasa TNI mendapat perintah untuk Upaya Khusus mendukung pertanian dalam rangka swasembada pangan.

“Saya sengaja hadir, lebih penting ke sawah sehingga saya batalkan kegiatan lain. Karena kita terlibat pendampingan upaya khusus bersama Kementerian Pertanian. Kebetulan saya menghadiri rakernas pertanian yang mendapat arahan dari Pak Presiden, Menteri Pertanian dan Panglima, Dirjen yang muaranya menyampaikan salam ke petani karena tahun 2016 kita tidak import beras lagi. Sudah swasembada pangan dan satu tahun lagi kita pada tahun 2017 ini sudah swasembada penuh,”ujar Tjatur Putra dalam sambutannya.

Dalam panen raya kali ini, Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi Saat sekaligus menyerahkan 1 unit Traktor dan alat pemotongan padi yang diwakili Ketua Gapoktan Desa Pangkal Niur. Tarmizi berpesan alat pertanian tersebut dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya guna kelancaran aktivitas petani. Selain traktor dan peralatan pertanian, Bupati juga secara simbolis menyerahkan rumah bantuan layak huni program Satam Emas tahun 2016 kepada para penerima yang tersebar di desa Banyu Asin, Desa Pangkal Niur, Desa Berbura, Desa Silip, Desa Pugil, Desa Cit, Desa Mapur, Desa Deniang dan Desa Riau. (2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU