Bupati Basel Launching Senam Bedambus

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer turut serta dalam Senam Bedambus sekaligus melaunching Senam Bedambus di acara Car Free Day, Minggu (27/10/2019).(foto: dedy).

 

TOBOALI – Bupati Basel Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer secara resmi melaunching Senam Bedambus di acara Car Free Day, Minggu (27/10/2019).

Turut hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi, Kapolres Basel AKBP Ferdinand Suwarji, Wakapolres Basel Kompol Febriandi Haloho, Pj Sekda Basel Achmad Ansyori, Ketua TP PKK Basel Ekawati Justiar, Danramil Toboali Mayor Inf Istiyari.

Sedikitnya, 2000 peserta senam bedambus bersama dengan istruktur Isria Miyanti. Selain senam bedambus para peserta juga senam bedincak bersama. Mereka memadati lokasi CFD hari ini mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, komunitas senam serta umum.

Sebelumnya, Senam Bedambus ini juga telah di launching pada Jumat dan Sabtu lalu kepada guru serta pelajar SD, SMP dan SMA. Bupati Basel Justiar Noer yang merupakan inisiator senam bedambus ini mengatakan, senam bedambus merupakan perpaduan gerakan senam, tari dambus, campak serta gajah manunggang.

Menurut Justiar gerakan gerakan senam berdambus begitu energik, sehingga dalam 1 lagu mampu menghabiskan kalori mencapai 1600 kalori.

“Senam bedambus ini memang sudah sejak 6 bulan lalu akan kita garap. Hanya saja baru sekarang dilaunching. Gerakan serta kalori memang sudah terukur secara kesehatan, dari pertama sampai selesai lagu mampu menghilangkan kalori sebesar 1600 kalori, gerakannya adalah gabungan senam dan tarian dambus, campak serta gajah manunggang, dan hari ini sudah kita launching,” ungkapnya.

“Nantinya akan kita lombakan kategori pelajar. Kita harapkan para siswa, PNS mulai belajar untuk dapat dilaksanakan senam secara rutin nantinya di sekolah serta di kantornya. Senam ini menjadi salah satu senam kreasi tradisional Bangka Selatan,” timpal Justiar.

Ketua DPRD Basel, Erwin Asmadi mendukung senam bedambus agar secara rutin dilaksanakan baik di sekolah maupun di OPD. Erwin menyebutkan, senam bedambus merupakan gerakan senam dan tarian adat Bangka Selatan sehingga harus didukung serta dilestarikan.

“Kita sangat mendukung kegiatan seni olah raga ini, karena bedambus ini ada budaya Bangka Selatan, harus kita jaga dan pertahankan, cara dengan dilaksanakan secara rutin baik di sekolah maupun di OPD,” ujarnya.

Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji juga mendukung senam bedambus yang di launching Pemkab Basel. Kata Ferdinand, senam bedambus adalah seni budaya Basel yang harus dilestarikan yang merupakan sarana untuk mempersatukan kita semua.

“Senam ini yang pertama adalah untuk kesehatan, yang kedua sebagai sarana untuk silaturahami dan mempersatukan kita. Dan yang kita harapkan adalah tentu senam ini harus dilestarikan dan terus dilaksanakan secara rutin,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Ketua TP PKK Basel Ekawati Justiar mengungkapkan, senam bedambus tentunya untuk mengangkat dan melestarikan budaya Bangka Selatan. Menurut Ekawati dalam waktu dekat TP PKK Basel akan menggelar Jambore PKK yang salah satu agenda kegiatannya adalah lomba senam bedambus.

“Nantinya semua PKK kecamatan dan desa akan mengikuti lomba bedambus ini. Mari kita lestarikan dan pertahankan salah satu budaya Basel dengan terus senam bersama baik di sekolah, OPD maupun di acara CFD,” ajak Ekawati. (raw/3)

Related posts