Bupati Bantah SPPD Fiktif Dewan

  • Whatsapp

Bilang Hanya Kesalahan Administratif

SUNGAILIAT – Terkait temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Babel atas dugaan SPPD fiktif perjalanan dinas anggota DPRD Bangka ditahun 2018 dibantah oleh Bupati Bangka.
Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan dikediaman dinas Bupati Bangka usai menerima opini WTP dari BPK RI Senin (21/5/2019), Mulkan menegaskan itu bukan fiktif melainkan kesalahan dalam hal administrasi saja.
“Ngak-ngak, itu bukan fiktif tapi kesalahan administrasi saja,” katanya.
Menurut Mulkan, yang namanya fiktif itu kegiatannya ada tapi tidak dilaksanakan namun melakukan pencarian terhadap item yang dimaksud.
“Fiktif itukan benar-benar mereka tidak melakukan kegiatan. Tapi inikan mereka melakukan kegiatan dan hanya saja ada kesalahan kesalahan administrasi,” katanya.
Bahkan kata Mulkan, soal kelebihan pembayaran dari perjalanan dinas anggota DPRD Bangka waktu itu sudah dikembalikan.
“Jadi ini sudah kita selesaikan semua, baik temen temen di DPRD sendiri jadi tidak ada permasalahan,” jelasnya.
Disinggung soal stempel hotel yang diduga di duplikat, Mulkan menegaskan itu tidak benar.
“Oh itu tidak ada. Itu biasalah opini-opini seperti itu. Tapi sebelum itu, kita harus berbicara secara keabsahan dengan bukti otentiknya sehingga kita baru bisa memastikan benar atau tidak,” lanjutnya.
Soal selisih pengembalian yang dimaksud, Bupati enggan menyebut berapa angkanya.
“Tidak banyaklah dan masih dalam sifat kewajaranlah,” pungkas mantan anggota DPRD Bangka tersebut. (2nd/6)

Related posts