Bungkus Daging Kurban, Gubernur Imbau Pakai Daun Pisang

  • Whatsapp

Kurangi Penggunaan Plastik
Salat Ied di Desa Air Bara

PANGKALPINANG – Lebaran Idul Adha, erat dengan pembagian hewan kurban. Biasanya daging yang sudah dipotong ini oleh panitia kurban dimasukkan dalam kantong plastik kemudian baru dibagikan kepada masyarakat.

Namun tahun ini, ada himbauan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman yang meminta panitia kurban dapat meminimalisir penggunaan plastik kresek untuk membungkus daging dan menggantinya dengan daun pisang.

“Kita akan mensosialisasikan pengurangan penggunaan plastik, tolong kurangi penggunaan kantong plastik untuk membungkus daging. Gunakan bahan yang lebih natural misalnya daun pisang, daun kelapa dan daun simpur,” kata Erzaldi kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Upaya pengurangan penggunaan plastik, menurut dia, juga dilakukan di lingkungan Pemprov Babel. Saat ini, minuman dalam kemasan plastik mulai bertahap ditiadakan.

“Di kantor sudah mulai (mengurangi plastik-red), enggak pake botol kemasan lagi, tapi pake teko dan cangkir, berusaha seoptimal mungkin menguranginya,” tandasnya.

Sementara itu, pada lebaran Idul Adha tahun ini, baik gubernur dan wagub, tidak menggelar open house seperti biasa di kediaman dinas. Erzaldi memilih melaksanakan salat Ied dan berkurban di tempat berbeda.

“Saya ndak open house, nanti salat ied dan kurban di Masjid Nurul Akbar Desa Air Bara, Bangka Selatan, setelah itu kumpul dengan keluarga aja,” imbuhnya.

Sedangkan Wagub Babel, Abdul Fatah juga diketahui akan melakukan salat ied di Masjid Al-Hikmah Desa Lenggang, Gantung, Belitung Timur.(nov)

Related posts